Serang, Bantentv.com – Tingginya antusiasme masyarakat Banten memanfaatkan relaksasi pemutihan pajak kendaraan bermotor di kantor samsat yang tersebar diwilayah Banten berdampak terjadinya antrean.
Banyaknya masyarakat yang memanfaatkan layanan pemutihan pajak kendaraan bermotor dengan jumlah petugas pelayanan di samsat yang tidak sebanding membuat warga harus mengantre berjam-jam.
Kondisi seperti ini tentunya berpotensi dimanfaatkan oknum untuk berbuat praktik pungli dan praktik percaloan.
Untuk mencegah praktik kotor yang bisa merugikan masyarakat tersebut, Gubernur Banten secara tegas bakal menyangksi oknum yang berani memanfaatkan pemutihan pajak kendaraan bermotor dengan praktik pungli dan calo.
Masyarakat diminta mengawasi dan berani melaporkan prkatik pungli dan percaloan digerai samsat yang tersebar di wilayah Banten kepada dirinya.
“Teman-teman awasi, amati karena ini adalah pelayanan untuk masyarakat, selama masih ada pungli berarti pelayanan kita belum baik,” ujar Andra Soni Gubernur Banten.
Baca juga: Ratusan Penunggak Pajak Antre di Kantor Samsat Kota Serang
Andra soni menginstruksikan langsung kepada pegawai samsat agar menambah petugas pelayanan, termasuk mendirikan tenda dan memfasilitasi masyarakat yang membawa anak ketika datang ke kantor samsat. Andra Soni menyiapkan reward bagi masyarakat yang taat bayar pajak.
“Saya sudah sampaikan bahwa apresiasi kita kepada saudara-saudara kita yang selama ini taat membayar pajak itu kita akan berikan reward dalam waktu yang sedang kita rencanakan,” kata Andra.
Kebijakan relaksasi pemutihan pajak kendaraan bermotor yang berlaku hingga Juni 2025 mendatang, bertujuan untuk mendongkrak pendapatan asli daerah yang pengalokasiannya untuk pembangunan infrastruktur jalan.
Erina Faiha Qothrunnada