Bantentv.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Senin, 8 Juni 2026, sekitar pukul 07.37 WITA.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di laut pada koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur, atau sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan kedalaman 105 kilometer.
Gempa tersebut terjadi setelah wilayah Mindanao, Filipina, sebelumnya diguncang gempa yang memicu tsunami setinggi 0,19 meter.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado Tony Agus Wijaya menyampaikan, peringatan dini tsunami di wilayah Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, dan Kaltim.
“Rekomendasi BMKG Evakuasi untuk Pemerintah Daerah Kepulauan Sangihe dengan status ancaman Siaga pada pukul 07:51 WITA, Kota Manado dengan status ancaman Siaga pada pukul 08:12 WITA, Minahasa Utara bagian utara pada pukul 08:12 WITA dan Minahasa bagian utara dengan status ancaman Siaga pada pukul 08:14 WITA,” ujarnya, yang dikutip dari Kompas, Senin 8 Juni 2026.
Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi Utara, termasuk Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa, Kota Bitung, Kota Kotamobagu, Bolaang Mongondow, hingga wilayah kepulauan.
Kuatnya guncangan membuat sebagian warga panik dan bergegas keluar rumah untuk mencari tempat yang lebih aman.
Sampai saat ini belum ada informasi terkait kerusakan dampak dari gempa tersebut.
Editor : Erina Faiha