Cilegon, Bantentv.com – Intensitas curah hujan yang tinggi sejak Kamis sore menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.
Bencana banjir ini merendam ribuan rumah warga di empat kecamatan dan memaksa sebagian masyarakat untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang, banjir telah berdampak pada sekitar 2.500 kepala keluarga atau 7.500 jiwa yang tersebar di beberapa desa.
Baca Juga: Banjir Rendam SDN 5 Labuan, Siswa Terpaksa Hentikan Belajar dan Bersihkan Kelas
Wilayah yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Cigeulis, Sobang, Panimbang, dan Angsana.
Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah adalah Desa Bojen, Kecamatan Sobang. Genangan banjir mulai memasuki permukiman warga sejak pukul 03.00 dini hari dan terus meningkat hingga siang hari.
Kondisi banjir tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu dan memaksa sejumlah keluarga mencari tempat perlindungan sementara.

Salah seorang warga Desa Bojen, Ade Yuyum, mengungkapkan bahwa keluarganya terpaksa mengungsi demi keselamatan.
“Sementara untuk sekarang kan gak ada tempat untuk istirahat, jadi ikut mengungsi ke rumah saudara yang tidak terkena banjir parah,” kata Ade.
Sekretaris BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat meluapnya beberapa aliran sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama dua hari terakhir.
Untuk menangani dampak banjir, pihaknya telah menurunkan tim reaksi cepat guna membantu proses evakuasi dan penanganan darurat bagi masyarakat terdampak.
“Kami telah menurunkan tim rescue kurang lebih berjumlah 20 orang dengan membawa peralatan evakuasi seperti perahu dan lainnya,” ungkap Nana.
Selain melakukan evakuasi, BPBD-PK juga terus memantau perkembangan situasi banjir di lapangan serta berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Banten untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.