BerandaBeritaDukung Program Presiden, Distan Banten Perkuat Pengawasan MBG 

Dukung Program Presiden, Distan Banten Perkuat Pengawasan MBG 

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Dalam rangka mendukung program Presiden Prabowo Subianto, Pemprov Banten melalui Dinas Pertanian (Distan) memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama terkait keamanan pangan.

Hal itu terungkap saat rapat koordinasi bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) di aula Distan Banten, Senin, 26 Januari 2026.

Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Distan Banten, drh Ari Mardiana mengatakan, rakor ini merencanakan perencanaan 2027 dan menyampaikan kegiatan 2026.

Menurutnya, salah satu fokusnya yaitu meningkatkan pengawasan terkait sektor keamanan pangan untuk program MBG, yang mana produk hewan yang disuplai itu aman, sehat, halal, dan utuh (ASUH).

“Intinya adalah bagaimana kita menanggulangi PHMS di tahun berikut-berikutnya dan juga bagaimana, dari sektor ketahanan pangan atau keamanan pangan yaitu program MBG untuk menyuplay produk hewan yang aman, sehat, utuh dan halal,” ujar drh. Ari Mardiana, Kabid Keswan dan Kemavet Distan Banten.

Baca Juga: Distan Banten Catat Kenaikan Luas Tanam Padi Hingga 13,55 Persen

Sementara itu, Kepala Distan Provinsi Banten, Agus M. Tauchid mengatakan, sejauh ini terkait bidang Keswan dan Kesmavet sudah baik. Bahkan sejauh ini penyakit hewan menular bisa dikendalikan. Kemudian juga didukung dengan fasilitas yang sangat memadai, seperti rumah sakit hewan, laboratorium Keswan dan Kesmavet, serta laboratorium pakan ternak, sehingga faktor keamanan pangan bisa dikendalikan.

“Kita sudah menunjukkan performa yang cukup baik sekali, yang pertama dari sisi penyakit hewan yang menular bisa Banten kendalikan, kemudian Banten memiliki fasilitas seperti rumah sakit hewan, laboratorium keswan, dan kesmavet. Sehingga faktor keamanan dari hulu kita bisa kendalikan,” jelas Agus.

Kepala Bappeda Provinsi Banten, Mahdani mengatakan, sektor pertanian menjadi salah satu perhatian gubernur dan wakil gubernur, karena sektor pertanian menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi di Banten, terlebih saat ini tengah ada program MBG.

“Kita dikenal sebagai provinsi industri, tetapi tidak meninggalkan sektor pertanian. Di mana hari ini dengan lahan kita yang tidak terlalu luas, Dinas Pertanian mampu menyumbang gabah peringkat delapan nasional. Hal ini tentu saja yang bisa dilakukan adalah intensifikasi pertanian karena telah menyumbang sektor lahan pertanian meski sulit,” ungkap Mahdani.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -