Rabu, Januari 14, 2026
BerandaBeritaDua Pekan Tak Diangkut, Sampah Mulai Dipenuhi Belatung

Dua Pekan Tak Diangkut, Sampah Mulai Dipenuhi Belatung

Saluran WhatsApp

Tangsel, Bantentv.com – Puskesmas yang seharusnya menjadi tempat menyembuhkan warga, kini justru dikepung bau sampah.

Di Puskesmas Serpong, Kota Tangerang Selatan, tumpukan sampah setinggi dua meter menggunung selama hampir dua pekan dan mengganggu pelayanan kesehatan.

Tumpukan sampah ini memanjang hingga dua puluh lima meter dan dipenuhi belatung.

Bau menyengat dari sampah menyebar hingga ke jalan raya, membuat tenaga kesehatan maupun pasien yang datang ke Puskesmas merasa tidak nyaman.

Kondisi tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Sampah Menggunung, Ribuan Belatung Serbu Rumah Warga

Sejumlah pasien yang datang untuk berobat mengaku risih dan terpaksa menutup hidung saat berada di area Puskesmas.

Menurut warga, bau sampah sangat menyengat. Warga yang awalnya datang untuk berobat mengaku menjadi tidak nyaman akibat aroma sampah yang menyebar di sekitar lokasi.

Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan menyebut, sampah belum dapat diangkut karena Tempat Pembuangan Akhir Cipeucang masih ditutup.

Saat ini, petugas masih mencari lokasi pembuangan sementara untuk mengatasi penumpukan sampah.

Menurut petugas, belatung terus bermunculan meski sudah dilakukan penyemprotan obat.

Belatung bahkan menyebar hingga ke badan jalan dan harus dibersihkan setiap hari.

“Belum diangkutin karena kondisinya seperti ini dari TPA Cipeucangnya itu belum bisa menerima dan masih ditutup jadi kita lagi cari-cari tempat buat pembuangan. Walaupun ini udah diobatin atau apa belatung masih bakal ttep ada,” kata Ali Yasin Petugas Kebersihan DLH Tangsel.

Kondisi ini telah berlangsung lebih dari satu pekan dan belum ada penanganan menyeluruh.

Warga dan pihak Puskesmas berharap pemerintah daerah segera bertindak agar sampah dapat segera diangkut dan pelayanan kesehatan kembali normal.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -