Lebak, Bantentv.com – Dinas Perikanan Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa hasil tangkapan ikan para nelayan mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi tersebut bahkan berdampak pada tidak adanya transaksi lelang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Binuangeun selama beberapa hari.
Penurunan hasil tangkapan ikan para nelayan ini disebabkan oleh faktor cuaca yang kurang bersahabat. Gelombang laut yang tinggi membuat para nelayan tidak dapat melaut, sehingga pasokan ikan ke TPI menjadi sangat terbatas.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak, Winda Triana, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyatakan bahwa aktivitas lelang ikan di TPI Binuangeun terhenti sementara akibat minimnya hasil tangkapan dari para nelayan.
“Untuk beberapa hari ini, tidak ada transaksi lelang ikan di tempat pelelangan ikan di Binuangeun,” ujarnya.
Baca Juga: Cuaca Buruk dan Gelombang Tinggi, Nelayan di Labuan Enggan Melaut
Menurut Winda, penurunan tangkapan ikan berpotensi memengaruhi harga ikan di pasaran. “Akibat penurunan tangkapan ikan, akan berdampak pada kenaikan harga ikan di pasaran,” jelasnya.
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya kenaikan harga ikan di pasar-pasar tradisional.
Ia menambahkan, apabila terjadi indikasi kenaikan harga, Dinas Perikanan Kabupaten Lebak akan segera melakukan pemantauan langsung.
“Nanti kita lakukan pengecekan ke setiap pedagang ikan di pasar,” katanya.
Selain memantau ketersediaan dan harga ikan, Winda juga mengimbau para nelayan dan nalayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.
Ia meminta agar nelayan memperhatikan kondisi cuaca serta melengkapi diri dengan peralatan keselamatan, seperti pelampung dan perlengkapan pendukung lainnya, guna menghindari risiko kecelakaan di tengah kondisi laut yang tidak menentu.