BerandaBeritaBuntut Viral Menu Tak Layak Konsumsi, Satgas MBG Pandeglang Bakal Evaluasi Seluruh...

Buntut Viral Menu Tak Layak Konsumsi, Satgas MBG Pandeglang Bakal Evaluasi Seluruh Dapur SPPG

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Maraknya pemberitaan mengenai menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak layak konsumsi di Kabupaten Pandeglang, mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat.

Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Pandeglang menegaskan akan melakukan evaluasi total terhadap seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi.

Langkah tegas ini menyusul kasus teranyar yang viral di media sosial terkait sajian menu MBG di SMAN 6 dan beberapa sekolah dasar di Pandeglang yang dinilai jauh dari standar kualitas.

Baca Juga: 59 Dapur MBG Dibangun di Banten, Gubernur Siap Dukungan Penuh

Wakil Ketua Satgas MBG Pandeglang, Doni Hermawan, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat temuan tersebut. Tim Satgas dijadwalkan segera turun ke lapangan untuk memastikan setiap dapur mematuhi standar yang telah ditetapkan.

“Kami nanti akan cek ke lapangan, tim kita akan ke sana. Intinya kami ingin masing-masing dapur menyajikan kualitas dan kuantitas yang sesuai dengan standar gizi,” tegas Doni saat memberikan keterangan, Rabu, 25 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa setiap masalah dalam penyajian makanan harus menjadi bahan evaluasi cepat bagi Kepala Dapur maupun Satuan Pelayanan Pemberian Informasi (SPPI).

“Setiap apa pun masalah yang terjadi terhadap penyajian makanan menjadi evaluasi semuanya, sehingga ke depan ada perbaikan,” imbuhnya.

Baca Juga: SPPG Kota Serang Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal Lewat Program MBG

Tidak hanya menyasar operasional dapur, Satgas MBG Pandeglang juga memperluas jangkauan evaluasi hingga ke tingkat koordinator kecamatan (korcam) SPPI dan para ketua yayasan SPPG. Sinergi antara pengelola yayasan dan operasional dapur dianggap penting agar pelayanan berjalan optimal.

“Kami juga akan melakukan evaluasi kepada ketua yayasan SPPG agar mereka bisa bekerja sama dengan baik terhadap dapur yang beroperasi,” kata Doni.

Terkait sanksi bagi pengelola dapur yang membandel, Doni menjelaskan bahwa Satgas memiliki fungsi monitoring dan evaluasi, sementara kewenangan penuh berada di Badan Gizi Nasional (BGN).

“Jika temuan terjadi terus-menerus, berarti harus ada teguran langsung dari BGN. Kami akan membuat surat dan teguran kepada mereka melalui mekanisme yang sudah ditentukan,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang pun menghimbau kepada seluruh pengelola dapur SPPG di wilayahnya agar memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Hal ini ditekankan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali dan program MBG benar-benar memberikan manfaat kesehatan bagi para siswa

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -