Serang, Bantentv.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Perkasa Waringinkurung, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, kembali menggelar panen raya cabai rawit merah untuk kesembilan kalinya pada Senin, 6 April 2026.
Panen raya tersebut merupakan hasil budidaya yang dikembangkan BUMDes selama hampir lima bulan dengan memanfaatkan lahan tidur seluas setengah hektare.
Direktur BUMDes Perkasa Waringinkurung, Mohamad Sofan, mengatakan panen kali ini menghasilkan sekitar empat ton cabai rawit merah dari 4.000 batang bibit yang ditanam.
“Alhamdulillah, ini panen kesembilan kalinya dengan estimasi hasil mencapai empat ton. Bibit yang ditanam sebanyak 4.000 batang, dan satu pohon cabai bisa menghasilkan sekitar satu kilogram,” ungkapnya.
Baca Juga: Desa Waringinkurung Ikuti Monev Bina Wilayah PKK
Ia menambahkan, hasil panen cabai rawit merah tersebut akan dipasarkan ke sejumlah pasar. Pihaknya juga berencana kembali mengembangkan budidaya cabai rawit merah agar Desa Waringinkurung dapat menjadi salah satu sentra penghasil cabai.
“Kami berencana kembali membudidayakan cabai rawit merah. Semoga Desa Waringinkurung dapat menjadi desa penghasil cabai,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Waringinkurung, Harun, mengaku bersyukur hasil budidaya yang dilakukan BUMDes dapat memberikan hasil yang baik bagi masyarakat.
Baca Juga: UMKM Lokal Desa Waringinkurung, Keripik Tempe Aci Jadi Andalan Ekonomi
Menurutnya, dalam proses panen cabai rawit merah, masyarakat setempat turut dilibatkan, baik dalam proses pemetikan maupun kegiatan lainnya.
“Alhamdulillah, dari hasil panen ini masyarakat bisa ikut merasakan manfaatnya, mulai dari upah memetik cabai hingga kegiatan lainnya,” ucapnya.
Camat Waringinkurung, Budi Handono, menilai panen cabai rawit merah tersebut menjadi bukti nyata peran BUMDes dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Panen cabai rawit ini merupakan bukti nyata program BUMDes, dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” pungkasnya.
Editor : Erina Faiha