BerandaBeritaBudi Rustandi Soroti Penyempitan Sungai, Penyebab Utama Banjir di Banten Lama

Budi Rustandi Soroti Penyempitan Sungai, Penyebab Utama Banjir di Banten Lama

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan bahwa banjir yang kerap melanda Kecamatan Kasemen, khususnya kawasan Banten Lama, dipicu oleh penyempitan aliran sungai akibat pelanggaran tata ruang, bukan semata faktor cuaca.

Menurut Budi, sejumlah oknum warga diduga mengalihfungsikan alur sungai yang seharusnya memiliki lebar sekitar 15 meter, namun kini menyempit hingga tersisa sekitar 1 meter. Kondisi tersebut dinilai memperparah risiko banjir saat curah hujan tinggi.

“Di sini jelas tidak bagus. Ada pelanggaran tata ruang berupa pengalihan fungsi sungai. Ini jauh lebih berbahaya dibanding bangunan yang sebelumnya kami tertibkan di Sukadana,” kata Budi saat memimpin rapat penanganan banjir di Kecamatan Kasemen, Sabtu, 3 Januari 2026.

Baca Juga: Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Kota Serang, Ribuan Warga Terdampak

Budi mengaku prihatin karena banjir yang terus berulang justru kerap diarahkan sebagai kesalahan pemerintah daerah, padahal akar persoalannya berada pada penyempitan sungai yang berubah fungsi menjadi drainase.

Ia pun memerintahkan Camat Kasemen untuk segera mendata bangunan liar yang berdiri di atas maupun di sepanjang alur sungai.

Bangunan tersebut direncanakan akan dibongkar demi mengembalikan fungsi sungai sesuai ketentuan.

“Pola aliran yang sempit ini akan kita kembalikan ke ukuran semula, sekitar 15 meter. Penanganannya akan kita lakukan bersama Pemerintah Provinsi Banten,” tegasnya.

Budi menekankan penertiban akan dilakukan tanpa pandang bulu, namun tetap mempertimbangkan dampak sosial bagi warga yang tidak terlibat langsung dalam pelanggaran.

“Ini sudah kelewatan. Dari sungai berubah jadi drainase, wajar kalau banjir. Siapa pun pelakunya akan kita tindak sesuai aturan,” ujarnya.

Baca Juga: Kawasan Religi Banten Lama Terendam, Aktivitas Ziarah Tetap Berjalan

Selain penertiban bangunan, Pemkot Serang juga mendorong percepatan pengerjaan saluran air yang bermuara ke laut agar aliran dari hulu ke hilir kembali lancar.

Menurut Budi, secara historis kawasan Banten Lama dikelilingi kanal, sehingga penyempitan kanal menjadi faktor krusial terjadinya genangan.

Diketahui, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Serang sejak Jumat hingga Sabtu menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir, terutama di Kecamatan Kasemen.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -