Selasa, Januari 13, 2026
BerandaBeritaBudi Rustandi Pantau Langsung Pengiriman Perdana Sampah Tangsel ke Cilowong

Budi Rustandi Pantau Langsung Pengiriman Perdana Sampah Tangsel ke Cilowong

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, turun langsung untuk memantau pengiriman perdana sampah dari Kota Tangerang Selatan ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, di Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang Kamis malam, 1 Januari 2025.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan awal terhadap pelaksanaan kerja sama antardaerah yang telah disepakati.

Budi mengatakan, pengecekan dimulai dari rest area untuk memastikan armada pengangkut sampah yang datang telah sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Ini adalah pengiriman perdana sampah dari Tangsel ke Kota Serang. Kami pastikan seluruh armada yang digunakan adalah truk baru dan sesuai standar,” ujar Budi.

Pengecekan dilanjutkan ke titik kedua di jalan raya Taktakan – Gunungsari wilayah Jakung, Kelurahan Cilowong.

Wali Kota Serang turun langsung untuk memantau pengiriman perdana sampah dari Tangsel ke TPAS Cilowong (Bantentv.com/ Jaya)
Wali Kota Serang turun langsung untuk memantau pengiriman perdana sampah dari Tangsel ke TPAS Cilowong (Bantentv.com/ Jaya)

Di lokasi tersebut, proses pengawasan turut melibatkan masyarakat setempat yang tergabung dalam Paguyuban Jakung Bersatu.

“Masyarakat ikut mencatat nama sopir, nomor kendaraan, dan memastikan semuanya sesuai prosedur. Ini bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengawasi kebijakan yang kami jalankan,” jelasnya.

Budi menegaskan, keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dari transparansi dan pengawasan publik.

Ia juga menyebutkan bahwa dirinya turun langsung ke lapangan karena bertanggung jawab penuh terhadap kebijakan tersebut.

Baca Juga: Pemkot dan Pemkab Serang Tanda Tangani Kerja Sama Pemrosesan Sampah

“Ini adalah bagian dari Program Strategis Nasional (PSN). Insyaallah pada Agustus 2026 nanti akan dibangun fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Mudah-mudahan ini menjadi sejarah baru bagi Kota Serang,” ungkapnya.

Terkait evaluasi di lapangan, Budi mengakui masih terdapat beberapa catatan yang perlu dibenahi, salah satunya mengenai kapasitas penampungan air lindi.

“Saat ini kapasitasnya masih sekitar 4 liter, dan ke depan akan tingkatkan menjadi 8 liter agar tidak terjadi tetesan di jalan. Ini bagian dari evaluasi awal dan akan terus kami perbaiki,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekurangan pada tahap awal merupakan hal yang wajar. Namun yang terpenting, seluruh proses terus dievaluasi agar semakin baik ke depannya.

“Saya berharap pengiriman perdana ini menjadi awal yang baik dan tidak terganggu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Dalam kerja sama tersebut, total bantuan keuangan yang diterima Kota Serang mencapai sekitar Rp65 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur di TPAS Cilowong dengan progres yang ditargetkan mencapai 80 persen.

Selain itu, terdapat pula dana retribusi sekitar Rp57 miliar yang dialokasikan untuk mendukung pengelolaan TPA Cilowong dan wilayah Kecamatan Taktakan.

“Semua ini dilakukan demi perbaikan sistem pengelolaan sampah di Kota Serang agar lebih modern, tertata, dan berkelanjutan,” pungkas Budi.

Editor Siti Anisatusshalihah

 

TERKAIT
- Advertisment -