Cilegon, Bantentv.com – Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berada pada level II atau waspada masih dalam kategori aman. Meski begitu, nelayan maupun wisatawan diminta untuk tidak mendekat ke Gunung Anak Krakatau.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Suhendi mengatakan status waspada tersebut merupakan adanya aktivitas vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang harus terus dipantau.
“Informasi dari Badan Vulkanologi itu di level II, waspada. Kalau ada peningkatan ke level tiga atau empat, pasti akan kami informasikan. Sekarang ini masih kategori aman,” kata Suhendi.
Suhendi juga meminta bagi masyarakat yang beraktivitas dilaut selalu mematuhi batas aman radius 2 km dari Gunung Anak Krakatau.
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, Nelayan Diimbau Tidak Melaut di Selat Sunda
“Hanya dilarang untuk nelayan dan wisatawan untuk mendekati sampai jarak maksimal 2 km,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah pengawasan dan koordinasi.
“Kita akan terus informasikan kepada masyarakat terutama yang di pantai. Kita juga sambil mengikuti informasi Badan Vulkanologi yang terus memantau,” ungkapnya.
Suhendi menyarankan, agar nelayan melaut di perairan Bojonegara yang relatif aman, meskipun hasil tangkapannya tidak sebanyak di perairan Selat Sunda.
“Lebih baik nelayan mencari alternatif lain seperti di Bojonegara, untuk menghindari terjadinya potensi erupsi Gunung Anak Krakatau,” imbaunya.