Pandeglang, Bantentv.com – Program pemberdayaan ekonomi yang digagas Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) mulai menyentuh daerah-daerah yang menjadi fokus penguatan ekonomi masyarakat.
Desa Kertasana di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, menjadi lokasi pertama yang menerima dukungan melalui penyaluran bantuan benih ikan sebagai bagian dari pelaksanaan program SiTaskin.
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 11 Desember 2025, dan menjadi langkah awal BP Taskin dalam menghadirkan intervensi nyata di lapangan.
Dalam agenda kunjungan tersebut, Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Sumule, hadir langsung dan secara simbolis menebar 17 ribu benih ikan.
Distribusi itu terdiri dari 15 ribu ekor ikan lele, 1.000 ekor nila, serta 1.000 ekor ikan mas yang diberikan lengkap dengan dukungan pakan.
Bantuan benih ikan tersebut diharapkan mampu menjadi modal awal bagi masyarakat untuk memperkuat sektor budidaya perikanan lokal.

Iwan menjelaskan bahwa BP Taskin merupakan lembaga baru yang memiliki kedudukan setara kementerian.
Ia menegaskan bahwa tugas utama badan ini adalah menyusun rencana induk pengentasan kemiskinan yang kemudian akan dilaksanakan oleh kementerian teknis terkait.
“Dalam upaya percepatan ini, kami memiliki program bernama SiTaskin atau Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan. Program ini menyasar sektor pertanian, khususnya sentra peternakan dan perikanan seperti di Desa Kertasana ini,” ujar Iwan.
Baca Juga: BP Taskin Resmi Luncurkan SiTaskin, Pandeglang Dipilih sebagai Lokus Perdana
Kehadiran program tersebut disambut positif oleh Bupati Pandeglang, Dewi Setiani. Ia menilai bahwa dukungan pemerintah pusat melalui bantuan benih ikan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi membawa energi baru bagi para pelaku budidaya.
“Ini bukan hanya penaburan benih, tapi ini adalah ujung tombak, semangat baru yang disalurkan oleh BP Taskin. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya langkah pemerintah pusat yang bersinergi membantu Pandeglang mengentaskan kemiskinan,” kata Dewi.
Dewi juga menegaskan bahwa Pemkab Pandeglang siap melanjutkan kerja sama secara berkesinambungan.
Menurutnya, pengentasan kemiskinan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Ia menilai bahwa validasi data, penguatan kapasitas masyarakat, hingga pendampingan ekonomi harus berjalan beriringan agar pemberdayaan yang telah dimulai melalui program ini benar-benar menghasilkan perubahan nyata bagi warga Pandeglang.