Cilegon, Bantentv.com – Imbas curah hujan tinggi serta jebolnya tanggul atau tempat penahan tanah (TPT) di sejumlah titik. Hal ini mengakibatkan lebih dari empat ribu orang di Kecamatan Cibeber terdampak banjir.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengatakan banjir ini diakibatkan curah hujan yang masih tinggi. Juga, jebolnya tiga tanggul di sepanjang aliran Sungai Sambirata. Pihaknya menunggu debit air Sungai Sambirata menurun untuk melakukan perbaikan tanggul yang jebol.
Baca Juga: Banjir Rendam Ratusan Rumah, Wali Kota Cilegon Segera Normalisasi Sungai Sambirata
Tingginya volume air yang meluap dari Sungai Sambirata membuat jalan raya hingga tempat tinggal warga terendam air. Ketinggian air mencapai 20 sentimeter sampai 120 sentimeter. Hingga Senin malam, terpantau air belum juga surut.
“Banjir ini terjadi akibat curah hujan yang masih tinggi serta jebolnya tiga tanggul di sepanjang aliran Sungai Sambirata. Saat ini kami masih menunggu debit air sungai menurun. Agar perbaikan tanggul yang jebol bisa segera dilakukan,” ujar Robinsar, Wali Kota Cilegon.
Berdasarkan data pemerintah kecamatan menyebutkan, terdapat empat ribu orang terdampak bencana ini. Saat ini, warga masih khawatir terjadi banjir susulan karena debit air di Sungai Sambirata masih tinggi.
Editor : Erina Faiha