BerandaBeritaBLUD Kesehatan Kabupaten Serang Didorong Lebih Mandiri dan Inovatif

BLUD Kesehatan Kabupaten Serang Didorong Lebih Mandiri dan Inovatif

Saluran WhatsApp

Kabupaten Serang, Bantentv.com – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) kesehatan di Kabupaten Serang didorong untuk terus meningkatkan inovasi dan memperkuat kemandirian dalam mengelola pendapatan.

Selain itu, seluruh proses pengadaan barang dan jasa pada BLUD kesehatan harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas usai memberikan arahan pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa bagi BLUD kesehatan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas se-Kabupaten Serang yang berlangsung di salah satu hotel di kawasan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten.

Menurut Najib, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui bimtek sangat penting agar pengelolaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BLUD kesehatan berjalan sesuai aturan. Dengan demikian, proses pengadaan dapat berlangsung secara transparan, akuntabel, efisien, dan efektif.

“Efisien itu artinya sesuai dengan proporsional dengan kebutuhan, efektif artinya yang dibelanjakan itu harus sesuai dengan sasaran atau kebutuhan pelayanan. Jadi, diharapkan dengan optimalisasi pengadaan barang dan jasa bisa sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Ia menegaskan, pengelolaan pengadaan yang baik akan berdampak langsung terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di puskesmas. Ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan, dan kebutuhan pelayanan lainnya harus dapat dipenuhi sesuai kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Kerja ke Luar Negeri, Wabup Najib Imbau Masyarakat Gunakan Jalur Resmi

Menurutnya, pelayanan kesehatan yang optimal tidak boleh terganggu hanya karena adanya kekurangan obat atau tidak tersedianya peralatan yang dibutuhkan. Kondisi tersebut dapat menjadi indikator bahwa perencanaan pengadaan barang dan jasa belum berjalan dengan baik.

“Kalau seperti itu berarti ada yang salah pada perencanaan pengadaan barang dan jasanya, maka perlu diperkuat lagi kapasitas SDM-nya dengan bimtek ini,” ujarnya.

Najib juga menekankan pentingnya evaluasi rutin setiap tahun terhadap proses pengadaan barang dan jasa di BLUD kesehatan.

Evaluasi tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi kekurangan, memperbaiki kesalahan yang terjadi, serta memastikan perencanaan anggaran dan realisasi belanja berjalan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan di masing-masing puskesmas.

Dengan evaluasi yang berkelanjutan, setiap unit kesehatan diharapkan mampu menyusun prioritas kebutuhan secara lebih tepat dan terukur. Hal ini juga penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga meskipun terdapat berbagai tantangan dalam pengelolaan anggaran.

“Apalagi sekarang ada efi¬siensi, pastinya pengadaan ba¬rang dan jasa pun kena efeknya, tapi kalau BLUD ini pengelolaan keuangan mandiri maka ke-butuhan skala prio¬ritasnya bisa terpenuhi,” ucapnya.

Melalui penguatan tata kelola dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten Serang berharap BLUD kesehatan dapat semakin profesional dalam mengelola pengadaan barang dan jasa.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -