BerandaGaya HidupTidur Siang yang Tepat Bisa Pulihkan Fungsi Otak, Ini Caranya!

Tidur Siang yang Tepat Bisa Pulihkan Fungsi Otak, Ini Caranya!

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Tidur siang menjadi salah satu kegiatan yang banyak diincar karena tidur siang dapat membuat badan kembali segar.

Selain dapat mengurangi kelelahan, tidur siang yang cukup juga dapat meningkatkan daya ingat, meningkatkan konsentrasi, dan membantu melindungi otak seiring bertambahnya usia.

Tidur siang termasuk bagian penting dari ritme sirkadian, dapat membantu tubuh meregenerasi energi, meningkatkan kewaspadaan, dan meningkatkan kinerja kerja.

Baik terjadi di siang hari ataupun malam hari, tidur melewati beberapa tahapan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Berikut beberapa tahapan dalam tidur:

Tahap 1: tahap ini merupakan paling ringan dan terpendek, hanya berlangsung satu hingga tujuh menit.

Tahap 2: dalam tahap ini mengikuti tahap 1 dan berlangsung sekitar 10 hingga 25 menit. Selama tahap 2, otot-otot akan terasa rileks dan fungsi tubuh melambat. Namun, tidur di tahap ini masih relatif ringan.

Tahap 3: tahap 3 ini merupakan tahap tidur yang lebih dalam dan lebih memulihkan, dan mungkin sulit untuk bangun selama fase ini. Tahap 3 biasanya berlangsung selama 20 hingga 40 menit.

Baca Juga: Mengenal Insomnia, Penyebab dan Solusi untuk Kualitas Tidur yang Lebih Baik

Tidur gerakan mata cepat (REM): Selama tidur REM, otot-otot tubuh lumpuh sementara dan mata bergerak cepat di bawah kelopak mata yang tertutup. Dan saat bermimpi itulah sering terjadi selama tidur REM.

Jika kita tidur selama beberapa jam, tubuh kita akan melewati tahapan-tahapan ini beberapa kali. Akan tetapi selama tidur siang, tidak ada cukup waktu untuk melewati beberapa siklus tidur.

Namun faktanya, selama tidur siang yang singkat, seseorang mungkin tidak mendapatkan cukup tidur, atau bahkan tidak menghabiskan waktu di tahap tidur REM (tahap 3). Namun hal tersebut justru dapat membuat tubuh lebih mudah bangun dengan perasaan lebih waspada.

Jika tidur siang lebih lama, missal berlangsung lebih dari 30 menit, dapat menyebabkan orang yang tidur memasuki tidur nyenyak, dan merasa lesu saat terbangun. Sehingga tidur siang yang baik itu tidak lebih dari 30 menit.

Tidur siang dapat bermanfaat bagi otak

Sejumlah penelitian di AS menunjukkan tidur siang yang singkat dapat secara signifikan meningkatkan fungsi otak.

Dalam sebuah studi tahun 2021 mencatat orang berusia 60 tahun ke atas yang secara teratur tidur siang menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam tes memori dibandingkan mereka yang tidak. Tidur siang ini berlangsung minimal 5 menit dan tidak lebih dari 2 jam.

Namun ada pula studi lain yang menunjukkan bahwa tidur siang kurang dari 30 menit membantu mengurangi risiko penurunan kognitif pada orang berusia 65 tahun ke atas.

Sementara itu, penelitian dari University College London, Inggris, menunjukkan bahwa tidur siang dapat memperlambat atrofi otak yang berkaitan dengan usia.

Dalam banyak penelitian, selain mendukung fungsi otak, tidur siang yang singkat juga membantu memulihkan energi, mengurangi kelelahan di siang hari, dan meningkatkan kinerja kerja. Ingta, tidur siang cukup sigkat atau lebih baik tidak lebih dari 30 menit.

Tips untuk tidur siang yang sehat

Agar tidur siang bermanfaat bagi kesehatan dan fungsi otak, harus diperhatikan waktu, lokasi, dan durasi tidur siang tersebut.

  • Waktu yang tepat: Waktu ideal untuk tidur siang antara pukul 1 siang dan 3 sore, ketika tubuh memasuki fase alami penurunan kewaspadaan di siang hari.
  • Durasi: Sangat dianjurkan agar orang dewasa tidur siang selama sekitar 20 menit, dan tidak boleh melebihi 30 menit.
  • Lingkungan: Lingkungan tidur juga memainkan peran penting. Lingkungan yang tenang, gelap, sejuk, dan nyaman akan membantu tubuh lebih mudah tertidur.
  • Pasang alarm: Ini penting untuk menghindari tidur siang terlalu lama. Rekomendasi menyarankan untuk membatasi tidur siang hingga 40 menit atau kurang agar tidak merasa mengantuk saat bangun.

Kalaupun kamu tidak bisa tidur siang, jangan terlalu stres, karena sekadar menutup mata, rileks, dan menarik napas dalam-dalam tetap dapat membantu pikiran bisa beristirahat.

Tidur siang sebaiknya hanya dianggap sebagai tindakan tambahan, bukan pengganti tidur malam yang berkualitas. Katena tidur malam yang berkualitas amat dibutuhkan dlaam durasi 7-9 jam per malam.

Editor Lilik HN
TERKAIT
- Advertisment -