BerandaBeritaPolisi Belum Tetapkan Tersangka dalam Tragedi Innova Maut Pandeglang, Mengapa?

Polisi Belum Tetapkan Tersangka dalam Tragedi Innova Maut Pandeglang, Mengapa?

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Proses hukum atas kecelakaan maut yang melibatkan mobil Innova di depan SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, masih terus berjalan.

Hingga saat ini, pihak Kepolisian Resor Pandeglang belum menetapkan tersangka meski insiden tersebut telah menelan dua korban jiwa dan melukai sejumlah orang.

Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhammad, menjelaskan bahwa penanganan kasus kecelakaan Innova ini membutuhkan tahapan prosedural yang tidak bisa dilewati begitu saja.

Penyidik masih fokus mengumpulkan alat bukti serta memeriksa saksi-saksi yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

“Penetapan tersangka itu ada prosesnya. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti. Korban masih ada yang dirawat dan belum semuanya bisa dimintai keterangan. Jadi tidak serta-merta langsung ditetapkan,” ujar AKP Burhanudin pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Baca Juga: Korban Meninggal Tragedi Innova Maut di Pandeglang Bertambah Jadi Dua Orang

Menurutnya, penanganan kasus kecelakaan Innova ini harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Kepolisian memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

Selain keterangan saksi, kondisi kesehatan pengemudi mobil Innova, Ahmad Mursidi yang juga menjabat sebagai Kepala DPMPTSP Pandeglang, menjadi perhatian penting dalam penyelidikan.

Saat peristiwa terjadi, pengemudi diketahui menggunakan bantuan oksigen di dalam kendaraan, sehingga pemeriksaan medis menjadi bagian krusial dalam penentuan langkah hukum.

“Untuk kondisi kesehatan pengemudi, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Sampai saat ini belum ada perkembangan (laporan resmi dari rumah sakit),” jelasnya.

Kondisi TKP sesaat setelah kejadian tabrakan maut (Foto: Bantentv.com/ Rangga)
Kondisi TKP sesaat setelah kejadian tabrakan maut (Foto: Bantentv.com/ Rangga)

Dalam penanganan kecelakaan Innova ini, penyidik Unit Laka Lantas Polres Pandeglang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi di Jalan Raya AMD Lintas Timur. Seluruh data tersebut nantinya akan diuji melalui proses gelar perkara.

“Ada olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga nanti gelar perkara. Semua tahapan harus dilalui agar sesuai prosedur dan mekanisme yang ada,” tegas Kasatlantas.

Peristiwa kecelakaan Innova ini menjadi sorotan luas setelah jumlah korban meninggal dunia bertambah. Selain Tb. M. Atharul Millal, seorang siswa SD yang meninggal di lokasi, korban lain bernama Dewi Handayani, seorang pedagang, juga dinyatakan meninggal dunia di RSUD Berkah Pandeglang.

Kecelakaan bermula saat mobil Kijang Innova hitam bernomor polisi A 1663 BF melaju dari arah Cikole. Kendaraan tersebut diduga hilang kendali, masuk ke jalur berlawanan, lalu menabrak kerumunan siswa dan pedagang sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam dinding sekolah.

Saat ini, mobil Innova telah diamankan di Mapolres Pandeglang sebagai barang bukti. Sementara itu, tujuh korban lainnya masih dalam pengawasan medis.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -