Serang, Bantentv.com – Kondisi jalan rusak parah di kawasan terowongan tol arah Sawah Luhur, Kelurahan Trondol, Kota Serang, akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Serang turun langsung ke lokasi untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat yang sempat viral di media sosial.
Peninjauan dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi, didampingi Wali Kota Serang, Budi Rustandi, atas instruksi Gubernur Banten Andra Soni.
“Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, memang sudah sepatutnya dilakukan perbaikan segera,” ujar Deden.
Baca Juga: Budi Rustandi Targetkan Betonisasi Jalan Kecamatan Tuntas di 2027
Dari hasil peninjauan, jalan di kawasan Trondol diketahui berlubang dan bergelombang, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan serta mengganggu kelancaran lalu lintas.
Kondisi ini menjadi salah satu keluhan utama warga yang selama ini melintas di jalur tersebut.
Sebagai langkah penanganan, pemerintah memutuskan melakukan perbaikan dengan metode betonisasi.
Perbaikan direncanakan sepanjang kurang lebih 1 kilometer, menyesuaikan tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari.
Selain Trondol, perbaikan juga akan dilakukan di ruas Sayabulu hingga Karundang. Namun, metode yang digunakan berbeda, yakni pengaspalan (hotmix) karena tingkat kepadatan lalu lintas lebih rendah.
Seluruh proyek akan dibiayai melalui APBD Perubahan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaan fisik ditargetkan mulai Oktober hingga November 2026.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah provinsi dan kota.
Baca Juga: DPUPR Kota Serang Kebut Betonisasi di 17 Titik Jalan
“Kolaborasi ini penting untuk menciptakan Kota Serang yang lebih tertata, nyaman, dan menarik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi bagian dari penataan kawasan strategis dan peningkatan daya tarik kota.