BerandaEkonomiBisnisIHSG Ditutup Tertekan 0,48 Persen ke 7.072, Banyak Sektor Saham Ikut Melemah

IHSG Ditutup Tertekan 0,48 Persen ke 7.072, Banyak Sektor Saham Ikut Melemah

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan 0,48 persen atau 34,13 poin ke 7.072,39 pada penutupan perdagangan Selasa 28 April 2026.

Pada saat yang sama, Indeks LQ45 tercatat turun -0,64 persen ke level 682,324. Sedangkan, JII turun -1,19 persen ke level 471,640.

Sore ini, tercatat sebanyak 339 saham bergerak menguat. Sementara itu, sebanyak 350 saham melemah, dan 129 saham lainnya stagnan.

Adapun total transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai nilai Rp17,51 triliun, dengan volume saham yang diperdagangkan 31,94 miliar lembar dan frekuensi sebanyak 2.141.935 kali.

Dalam perdagangan hari ini, diketahui sebanyak 312 saham mencatat kenaikan harga. Meski 340 saham mengalami penurunan dan 161 lainnya stagnan.

Berikut saham-saham yang tergolong dalam top gainer di antaranya saham KOCI Naik 39 poin atau menguat 34,82 persen ke level 151. PPRE menguat 34,74 persen atau naik 41 poin ke level 159. ESIP Naik 41 poin atau menguat 34,74 persen ke level 159. LMPI Naik 52 poin atau menguat 34,66 persen ke level 202. KJEN Naik 42 poin atau menguat 34,42 persen ke level 164.

Baca Juga: Ditutup Turun 0,32 Persen, IHSG Tertahan di 7.106

Sementara untuk saham-saham yang tergolong top losser antara lain: JAWA terkoreksi -30 poin atau melemah -14,56 persen ke level 176. MBSS turun -310 poin atau melemah -12,80 persen ke level 2.110. PGUN melemah -1.050 poin atau turun -11,38 persen ke level 8.175. PSDN melemah -11,32 persen atau terkoreksi -24 point ke level 188. Disusul PKPK turun -360 poin atau melemah -9,83 persen ke level 3.300.

Mayoritas indeks sektoral di BEI juga melemah, dengan penurunan paling dalam pada konsumer non-siklikal yang mencapai 1,61 persen.

Bahkan, emiten dari sektor ini pun menjadi Top Loser di jajaran saham LQ45. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) jadi saham paling dalam mengalami penurunan sebesar 7,11 persen ke Rp2.350 per lembar, disusul PT Sumber Alfa Trijaya (AMRT) yang melemah 5,69 persen ke Rp1.325 per lembar.

Sementara dari kawasan emerging market Asia, mayoritas indeks saham melemah kecuali FBM KLCI Malaysia yang menguat 0,72 persen dan KOSPI Korea Selatan 0,39 persen.

Adapun Indeks Hang Seng terpantau memimpin pelemahan sebesar 0,95 persen PCOMP Filipina turun 0,58 persen dan NIFTY India 0,48 persen.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -