BerandaBerita80 Tahun Merdeka, Jalan Penghubung 6 Desa di Cimanggu Belum Pernah Diaspal

80 Tahun Merdeka, Jalan Penghubung 6 Desa di Cimanggu Belum Pernah Diaspal

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Ironi infrastruktur masih dirasakan warga di wilayah selatan Kabupaten Pandeglang. Sebanyak enam desa di Kecamatan Cimanggu terisolasi akibat akses jalan utama sepanjang kurang lebih 20 kilometer yang rusak parah. Kondisi ini bahkan disebut warga telah berlangsung sejak Indonesia merdeka.

Jalan Raya Padali–Rancapinang menjadi akses vital bagi warga di Desa Rancapinang, Tugu, Cibadak, Kramat Jaya, Mangku Alam, dan Padasuka. Namun, kondisi jalan jauh dari kata layak karena hanya berupa tanah liat dengan bebatuan yang menonjol.

Baca Juga: Jembatan Utama di Cimanggu Ambruk saat Dilintasi Truk, Akses 4 Desa Lumpuh

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah titik jalan dipenuhi lubang besar yang saat musim hujan berubah menjadi kubangan air. Kondisi ini menyulitkan aktivitas warga, mulai dari akses ke fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian.

“Kondisi jalan seperti ini sudah terjadi sejak Indonesia merdeka dan sampai sekarang belum pernah tersentuh pembangunan, sudah sekitar 80 tahun,” ujar Tusi, warga setempat, Selasa, 28 April 2026.

Kondisi jalan penghubung desa di Cimanggu Kabupaten Pandeglang
Kondisi jalan penghubung desa di Cimanggu Kabupaten Pandeglang

Baca Juga: Akses Terputus, Warga di Mandalawangi Bangun Jembatan Bambu

Bagi pengendara, melintasi jalan tersebut cukup berisiko. Permukaan yang licin serta batu tajam kerap menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengguna sepeda motor. Selain itu, kendaraan juga cepat mengalami kerusakan.

“Motor sering jatuh karena licin. Kendaraan juga cepat rusak kalau dipakai setiap hari lewat sini,” tambahnya.

Meski keluhan telah berulang kali disampaikan kepada pihak terkait, hingga kini belum ada realisasi perbaikan. Warga berharap pemerintah daerah maupun provinsi segera turun tangan.

Mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi pendidikan dan perekonomian, warga menantikan pembangunan sebagai wujud pemerataan infrastruktur di wilayah Pandeglang selatan.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -