BerandaEkonomiIHSG Kembali Melemah, Ditutup Merosot ke 7.129 Jelang Akhir Pekan

IHSG Kembali Melemah, Ditutup Merosot ke 7.129 Jelang Akhir Pekan

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup turun hingga 249,12 poin ke posisi 7.129,49 atau 3,38 persen pada perdagangan hari ini, Jumat, 24 April 2026 dan menempati zona merah. Penurunan ini membuat IHSG menjadi yang terburuk di Bursa Asia.

Hari ini, IHSG menempati posisi terendah dengan menyentuh 7.115,97 sedang tertinggi sempat terjadi sesaat di posisi 7.383,4. Adapun volume perdagangan tercatat sebanyak 47,12 miliar saham, dengan nilai perdagangan mencapai Rp24,33 triliun dan frekuensi yang jual beli hingga 2,68 juta kali.

Sementara diketahui 83 saham tercatat menguat, meski sebanyak 670 saham melemah, dan 62 saham lainnya stagnan.

Baca Juga: IHSG Anjlok 2,57 Persen ke Level 7.915, Sentimen Global Tekan Pasar Saham

Sementara itu, sejumlah saham konsumen non–primer, saham energi, dan saham infrastruktur menjadi saham terendah hari ini, di mana masing-masing jatuh sedalam 4,26 persen, 4,22 persen dan 4,08 persen. Disusul oleh saham properti yang juga turun 2,66 persen.

Saat ini, IHSG terperosok sentimen tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, di mana sepanjang minggu ini rupiah telah melemah 0,9 persen point–to–point, melanjutkan tren pelemahannya selama sebulan yang mencapai 1,28 persen ptp.

Depresiasi rupiah menjadi sentimen negatif yang berat bagi IHSG. Hingga hari ini, rupiah terbilang sangat lesu di hadapan dolar Amerika Serikat dengan besaran US$1 setara Rp17.205.

Berdasarkan data realtime Bloomberg per 17:00 WIB, rupiah terjepit lantaran kenaikan harga minyak mentah Brent terus melonjak, melejit nyaris 10 persen dalam tiga hari perdagangan– menyentuh level harga US$107,33 per barel.

Baca Juga: IHSG Catat Rekor Baru, Ditutup Menguat ke 8.337 pada 6 November 2025

Sejumlah saham juga melemah hingga menjadi top losers di antaranya saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) yang amblas hingga 15 persen, saham PT Ateliers Mecaniques D’Indonesie Tbk (AMIN) jatuh 15 persen, dan juga saham PT MDS Retailing Tbk (LPPF) drop 14,9 persen.

Sementara di Asia, IHSG juga menetap di zona merah, bersama index SENSEX (India) yang turun 1,27 persen, Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam) yang melemah 0,91 persen, PSEI (Filipina) ke 0,67 persen, Shenzhen Comp. (China) turun 0,6 persen, Straits Times (Singapura) merosot ke 0,43 persen, SETI (Thailand) 0,36 persen, CSI 300 (China) 0,35 persen, Shanghai Composite (China) ke 0,33 persen, KLCI (Malaysia) turun 0,08 persen dan Kospi (Korea Selatan) melemah 0,01 persen.

Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah Tipis di 7.621, Sektor Transportasi Justru Melonjak

Sementara hanya TW Weighted Index (Taiwan), NIKKEI 225 (Jepang), Hang Seng (Hong Kong), dan Topix (Jepang) yang menguat masing-masing ke 3,23 persen, 0,97 persen, 0,24 persen, dan 0,01 persen di hari ini.

Dengan demikian, IHSG saat ini adalah indeks dengan pelemahan terdalam dan paling amblas di Bursa Saham Asia.

Adapun melemahnya pasar saham Indonesia juga merupakan efek langsung dari tertekannya sejumlah saham big caps, terutama pada penutupan perdagangan hari ini. Dengan tekanan utama masih datang dari kombinasi global dan domestik yang belum mereda.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -