BerandaBeritaTembus 17 Titik, DPUPR Kota Serang Prioritaskan Betonisasi Jalan Penunjang Ekonomi dan...

Tembus 17 Titik, DPUPR Kota Serang Prioritaskan Betonisasi Jalan Penunjang Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com –  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang melalui Bidang Bina Marga mengonfirmasi bahwa pembangunan infrastruktur jalan tahun anggaran 2026 difokuskan pada 18 titik strategis.

Proyek untuk merealisasikan program unggulan Serang Bagus Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang Budi Rustandi – Nur Agis Aulia berupa berupa Infrastruktur Jalan Mulus ini dirancang bukan sekadar perbaikan, melainkan upaya mendongkrak ekonomi lokal dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Budi Rustandi Betonisasi Belasan Kilometer Jalan di Kota Serang, Kontraktor Nakal Tak Akan Dibayar

​Dari total 18 titik tersebut, 17 diantaranya merupakan proyek betonisasi jalan, sementara satu titik lainnya adalah kelanjutan penataan Pedestarian Jalan Judi.

​Kabid Bina Marga DPUPR Kota Serang, Asdar menjelaskan bahwa penentuan lokasi betonisasi tahun ini sangat mempertimbangkan aspek fungsional jalan.

Di Kecamatan Kasmen dan Walantaka, pembangunan difokuskan untuk mempermudah akses distribusi hasil tani. Salah satunya di Jalan Masigit – Terumbu Kelurahan Terumbu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

​Kabid Bina Marga DPUPR Kota Serang, Asdar (Foto: Bantentv.com/ Jaya)
​Kabid Bina Marga DPUPR Kota Serang, Asdar (Foto: Bantentv.com/ Jaya)

Betonisasi jalan yang dibangun sepanjang 1,320 Kilometer dengan biaya Rp2,9 Milyar APBD Murni Kota Serang ini menunjang  aksea pertanian, sekolah dan Kantor Kelurahan setempat.

​”Sebagian besar kegiatan ini mendukung program pemerintah pusat terkait ketahanan pangan. Misalnya didaerah Terumbu Jalan dan Kebon Sawo – Pedali, disana kiri-kanannya sawah dan banyak industri rumahan pembuat batu bata. Dengan jalan yang dibeton, mobilisasi hasil produksi warga jadi lebih lancar,” Tegas Asdar.

​Selain area pertanian, wilayah industri dan daerah perbatasan di Kecamatan Taktakan (seperti Cilowong – Gedeg) juga masuk dalam daftar prioritas guna meningkatkan aksesibilitas warga.

​Dari sisi kualitas, Pihak  DPUPR menurut Asdar menetapkan standar tinggi untuk betonisasi tahun 2026. Ketebalan beton dipatok setebal 20 cm.

​”Untuk spesifikasinya, ketebalan beton 20 cm. Kami juga menerapkan penggunaan Lean Concrete (LC) secara variatif. Jika lebar jalan diatas 4 meter, kami gunakan LC untuk memperkuat struktur. Namun untuk jalan dengan lebar maksimal 4 meter, tidak menggunakan LC,” tambahnya.

​Meskipun sebagian besar titik yang ditangani dalam kondisi rusak parah, DPUPR menekankan bahwa penentuan skala prioritas tidak hanya melihat tingkat kerusakan fisik.

​”Penentuan titik ini hasil dari Musrenbang, Renja, dan Renstra yang kami koordinasikan dengan Bapperida. Skala prioritas bukan hanya soal jalan rusak parah, tapi kita lihat aksesibilitas dan seberapa tinggi mobilitas disana. Ada jalan yang eksistingnya masih bagus tapi tetap kita tingkatkan strukturnya demi akses warga,” jelasnya.

Baca Juga: DPUPR Kota Serang Kebut Betonisasi di 17 Titik Jalan

​Dengan total anggaran mencapai Rp67 miliar dari APBD Kota Serang dan Bantuan Keuangan Tangerang Selatan, pemerintah optimis tingkat kemantapan jalan di Kota Serang mampu mencapai angka 87%.

​Pembangunan ini diharapkan menjadi kunci bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, sekaligus mewujudkan Misi Budi – Agis yakni Infrastruktur yang berkualitas, merata dan berkelanjutan.

“Infrastruktur yang mantap adalah mandat SK Status Jalan Kota Serang. Harapannya, masyarakat bisa menikmati jalan dengan aman dan nyaman, yang otomatis meningkatkan roda perekonomian,” tutupnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -