Pandeglang, Bantentv.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-152 Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) yang dilaksanakan di 35 kecamatan dan dibagi ke dalam lima titik lokasi. Salah satunya dipusatkan di Kecamatan Labuan, tepatnya di Majelis Taklim Al-Ikhlas, Selasa, 14 April 2026.
Pada pelaksanaan di Kecamatan Labuan, terdapat tujuh kecamatan yang tergabung, yakni Kecamatan Labuan, Carita, Sukaresmi, Panimbang, Pagelaran, Patia, dan Cikedal. Kegiatan baksos selanjutnya dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Cikeusik dan Kecamatan Menes.
Baca Juga: Jadi Pembina Upacara HUT ke-152 Pandeglang, Bupati Dewi Ajak Semua Pihak Bangun Daerah
Adapun kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan meliputi cek kesehatan gratis, donor darah, serta khitanan massal. Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Dewi.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial kesehatan ini juga menjadi langkah preventif dalam mencegah berbagai penyakit di masyarakat.
“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan adanya cek kesehatan gratis, ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Selain itu, Dewi menambahkan kegiatan khitanan massal diharapkan dapat membantu serta meringankan beban masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
Baca Juga: Yonif TP 840 Golok Sakti Tebar Semangat Hari Pahlawan Lewat Baksos di Lebak
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Eniyati, menjelaskan bahwa dalam kegiatan baksos tersebut setiap titik mampu mengumpulkan tidak kurang dari 80 kantong darah.
“Hal ini sangat membantu menjaga ketersediaan stok darah di Kabupaten Pandeglang,” jelasnya.

Salah satu warga Labuan, Dedi Ridwan, mengaku terbantu dengan adanya program khitanan massal dalam rangka Hari Jadi Pandeglang tersebut.
“Kami merasa terbantu, anak pertama kami bisa disunat melalui kegiatan ini. Alhamdulillah, kebetulan anak memang sudah ingin disunat,” tuturnya.
Editor : Erina Faiha