Serang, Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperkirakan volume sampah akan mengalami kenaikan selama bulan Ramadan.
Peningkatan sampah tersebut diprediksi dapat mencapai hingga 20 persen dibandingkan hari biasa.
Kenaikan sampah ini tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas dan konsumsi masyarakat selama Ramadan.
Beragam kegiatan, termasuk penjualan jajanan takjil dan kebutuhan berbuka puasa, dinilai berkontribusi terhadap bertambahnya jumlah sampah yang dihasilkan setiap hari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang, Sarudin, menyampaikan bahwa tren peningkatan sampah hampir selalu terjadi setiap Ramadan.
Kondisi ini dipicu oleh perubahan pola konsumsi masyarakat yang cenderung lebih tinggi dibandingkan bulan lainnya.
Baca Juga: TNI–Polri dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sampah di Jalan Raya STPI Curug
“Peningkatan volume sampah ini seiring dengan aktivitas masyarakat di bulan ramadan, biasanya kan ada jajanan takjil dan yang lainnya, kemungkinan jadi ada peningkatan soalnya sampahnya,” ujarnya 21 Februari 2026.
Menurutnya, meskipun pengelolaan sampah telah dilakukan secara optimal, lonjakan sampah tetap tidak dapat dihindari. Bahkan, peningkatan volume sampah selama Ramadan diperkirakan bisa menembus angka 20 persen atau lebih.
“Pasti meningkat 20 persen sampah selama bulan ramadan ini,” ucapnya.
Untuk menghadapi potensi lonjakan sampah tersebut, DLH Kabupaten Serang telah menyiapkan langkah antisipatif. Salah satunya dengan menambah kesiapan armada pengangkut sampah agar proses pengumpulan dan pengangkutan tetap berjalan lancar.
Sarudin memastikan bahwa penanganan sampah di wilayah Kabupaten Serang akan tetap dilakukan secara maksimal meskipun terjadi peningkatan volume selama Ramadan.
“Kita sudah siapkan armada untuk pengangkutan sampah jika terjadi lonjakan dan saya pastikan juga penanganan sampah di Kabupaten Serang tertangani dengan baik,” pungkasnya.