Bantentv.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, ditutup melemah ke zona merah, pada Senin 12 Januari 2026. Setelah sebelumnya sempat terkoreksi dalam hingga 2,36%, kini indeks akhirnya ditutup 0,58% hari ini ke level 8.884,72.
Sepanjang perdagangan, indeks sempat berada di level 9.000,97–8.715,41, seiring dengan kinerja sejumlah saham raksasa juga tampak kompak terkoreksi.
Dalam perdagangan hari ini, terdapat 293 saham menguat, 459 saham melemah dan 206 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp39,7 triliun dari 71,4 miliar saham yang diperdagangkan.
Adapun sejumlah indeks sektoral mayoritas berada di zona merah yaitu energi, konsumer non siklikal, keuangan, infrastruktur, teknologi, kesehatan. Sedangkan indeks yang menguat ada pada sektor konsumer siklikal, bahan baku, properti, transportasi, industri.
Sementara itu, beberapa saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) naik 34,88% ke Rp116, PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) naik 30,34% ke Rp116, dan saham PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) naik 25% ke Rp280.
Sedangkan saham-saham yang masuk top losers di antaranya, PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) turun 14,68% ke Rp372, PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) turun 14,56% ke Rp675 dan PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS) turun 14,40% di Rp535.
Baca Juga: IHSG Terkoreksi ke 8.370 di Akhir Pekan, Pasar Dibayangi Tekanan Sektor Industri
Pada perdagangan hari Senin ini, beberapa saham seperti PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menutup perdagangan dengan terkoreksi 7,10%, disusul dengan saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) yang terkoreksi 5,92%, dan saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) terkoreksi 5,85%.
Koreksi juga dialami oleh saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun sebesar 5,01%, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah ke 4,73%, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 3,35%, dan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 2,76%.
Kinerja saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) juga mengalami pelemahan 2,31%, kemudian saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) melemah 1,45%, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ikut mengalami penurunan 1,23%, dan saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang terkoreksi 1,02%.
Selain itu, koreksi juga dialami oleh saham-saham blue chips yang tergabung dalam indeks LQ45. Saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) melemah 6,58%, saham PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) melemah 5,87%, dan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melemah 5,63%.
Saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) juga mengalami koreksi 3,55%, saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) melemah 2,51%, dan saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melemah 1,75%.