Lebak, Bantentv.com – Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti Ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Halaman Kantor Bupati Lebak pada Sabtu, 3 Desember 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” yang mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Upacara Hari Amal Bhakti ini diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara, unsur Kementerian Agama, serta perwakilan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA.
Dalam sambutan itu disampaikan bahwa kerukunan tidak semata-mata dimaknai sebagai ketiadaan konflik, melainkan sebagai energi kebangsaan yang mampu menyatukan perbedaan menjadi kekuatan untuk mendorong kemajuan bangsa.
Baca Juga: Pemkab Serang Gelar Bhakti Sosial Sambut Hari Jadi Ke-499
Lebih lanjut disampaikan, selama delapan puluh tahun perjalanannya, Kementerian Agama terus menjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Peran tersebut dinilai semakin luas dan strategis, seiring dengan tantangan zaman yang terus berkembang.
Kementerian Agama diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, merawat kerukunan umat beragama, memperkuat ekonomi umat, serta hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa.
Dalam sambutan yang dibacakan Amir Hamzah juga ditegaskan pentingnya kesiapan aparatur sipil negara Kementerian Agama menghadapi perubahan zaman.
“Selain itu, di tengah tantangan zaman termasuk era kecerdasan buatan, ASN Kementerian Agama dituntut adaptif dan inovatif agar teknologi tetap berlandaskan nilai ketuhanan dan kemanusiaan serta menjadi alat pemersatu dan penguat kerukunan,” kata Amir dalam sambutannya.
Peringatan Hari Amal Bhakti Ke-80 ini juga menjadi pengingat bahwa pengabdian Kementerian Agama tidak terlepas dari semangat rukun dan sinergi. Dengan penguasaan teknologi yang beretika serta komitmen pengabdian yang berdampak nyata, Kementerian Agama diharapkan mampu terus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat.