BerandaBeritaKUB Bank Banten–Bank Jatim Efektif, Gubernur Ajak Daerah Perkuat RKUD

KUB Bank Banten–Bank Jatim Efektif, Gubernur Ajak Daerah Perkuat RKUD

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh Pemerintah Daerah di Provinsi Banten untuk menempatkan Rekening Kas Umum Daerah masing-masing di PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Perseroda) atau Bank Banten.

Ajakan tersebut disampaikan seiring dengan perkembangan positif kerja sama Kelompok Usaha Bersama antara Bank Banten dan Bank Jatim yang kini telah memasuki tahapan penting setelah memperoleh persetujuan efektif struktur dari Otoritas Jasa Keuangan selaku regulator.

Menurut Andra, capaian ini menjadi fondasi strategis untuk memperkuat peran Bank Banten sebagai bank kebanggaan daerah.

Andra menilai, terwujudnya KUB tersebut bukan proses yang instan, melainkan hasil dari upaya panjang yang melibatkan banyak pihak.

Karena itu, ia mengajak seluruh Pemda untuk turut memberikan dukungan nyata agar Bank Banten semakin kokoh dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, Andra juga menyampaikan apresiasi kepada daerah yang telah lebih dahulu mengambil langkah tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Lebak dan Walikota Serang yang telah lebih dahulu menempatkan RKUD-nya di Bank Banten, dan kami tunggu Pemda lainnya untuk ikut bergabung bersama kami,” jelasnya.

Ia optimistis, semakin banyak Pemda yang bergabung, maka semakin besar pula kapasitas Bank Banten dalam mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga: Kinerja Bank Banten Melonjak 43%, Sinergi dengan Bank Jatim Jadi Pendorong Utama

Andra memaparkan bahwa terdapat potensi dana sekitar Rp42 triliun dari seluruh Pemda di Provinsi Banten yang dapat dikelola oleh Bank Banten.

Dengan pengelolaan dana sebesar itu, manfaat ekonomi diyakini akan kembali kepada masing-masing daerah dan masyarakat secara luas. Ia menegaskan bahwa penguatan Bank Banten merupakan investasi jangka panjang untuk kemandirian keuangan daerah.

“Saya dengan pak Wagub mungkin tidak akan lama, karena terbatas waktu. Namun kami terus berusaha mengembangkan, memajukan Bank Banten dengan tujuan jangka panjang,” ujarnya.

Efektifnya KUB tersebut, lanjut Andra, membawa berbagai dampak positif, mulai dari penguatan permodalan dan likuiditas, peningkatan tata kelola dan manajemen risiko, hingga perbaikan kualitas layanan perbankan.

Selain itu, sinergi produk, jasa, serta pengembangan teknologi informasi dan digitalisasi juga menjadi nilai tambah yang signifikan. “Itu semua akan memberikan dampak positif kepada pemerintah daerah maupun masyarakat,” katanya.

Lebih jauh, KUB ini dinilai memberikan kepastian dan keyakinan bagi seluruh Pemda kabupaten/kota di Banten dalam pengelolaan RKUD yang aman, profesional, dan akuntabel.

Andra pun menutup ajakannya dengan penegasan komitmen bersama, “Kalau bukan kita siapa lagi, kalau tidak sekarang kapan lagi,” pungkasnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -