Pandeglang, Bantentv.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang kembali menggelar agenda strategis Rapat Kerja Cabang (Rakercab) ke-2 tahun 2025.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat DPC Demokrat, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, pada Minggu 14 Desember 2025, dengan dihadiri sekitar 300 peserta undangan dari berbagai unsur partai.
Rakercab ini menjadi salah satu forum penting dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan langkah organisasi ke depan.
Ketua Panitia Rakercab yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang, Syamsudin Aliandono, menegaskan bahwa pelaksanaan Rakercab merupakan amanat konstitusi partai yang wajib dilaksanakan minimal satu kali dalam dua tahun.
Menurutnya, agenda tersebut tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi memiliki makna strategis bagi keberlangsungan organisasi dan penguatan peran partai di tengah masyarakat.
Pria yang akrab disapa Pak Syam itu menjelaskan bahwa Rakercab melibatkan berbagai elemen, mulai dari kader internal, Fraksi DPRD Kabupaten Pandeglang, jajaran pengurus DPC, hingga unsur terkait lainnya.
Baca Juga: Andra Soni Batasi Perpindahan Pegawai Luar Pemprov yang Hanya Kejar Jabatan
Ia menekankan bahwa forum ini menjadi ruang refleksi bersama untuk menilai capaian kinerja organisasi serta menyusun program kerja yang lebih terukur dan realistis.
“Rakercab ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi sebuah forum untuk mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun program kerja yang realistis, dan tempat kita menjelaskan arah gerak partai,” ujar Syamsudin.
Ia menambahkan, Rakercab juga dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi dan merumuskan langkah-langkah taktis yang akan menjadi pedoman perjuangan kader di lapangan.
Syamsudin juga menyoroti ketatnya persaingan antarpartai di tengah perubahan kebutuhan masyarakat yang semakin cepat. Dalam konteks tersebut, ia menegaskan bahwa Partai Demokrat harus hadir sebagai kekuatan politik yang solid, responsif, dan konsisten memperjuangkan nilai-nilai demokrasi.
“Di tengah kondisi tersebut, Partai Demokrat dapat hadir sebagai kekuatan politik yang solid, responsif, dan tetap berpegang pada jati diri memperjuangkan demokrasi, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi semangat “Berkoalisi dengan Rakyat” yang diusung Partai Demokrat.
Prinsip tersebut dimaknai sebagai komitmen untuk memastikan setiap program benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat, menjunjung tinggi semangat gotong royong, serta memperkuat rasa kebersamaan dalam satu keluarga besar partai yang menjadikan demokrasi sebagai fondasi perjuangan.
Menutup pernyataannya, Syamsudin mengingatkan bahwa harapan masyarakat terhadap partai politik semakin tinggi.
Oleh karena itu, orientasi perjuangan tidak boleh semata-mata tertuju pada kekuasaan, melainkan pada kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kita tidak boleh hanya bicara tentang kemenangan, tetapi juga tentang bagaimana kita memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya Pandeglang,” pungkasnya.