Serang, Bantentv.com – Wilayah Kota Serang terus menjadi bidikan para investor untuk berinvestasi, kali ini datang dari PBNU atau Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang menjajaki kerja sama pembangunan zona ekonomi sirkular berbasis green economy.
Nantinya, kawasan ekonomi ini akan memanfaatkan 376 hektare lahan agrikultur yang sudah ditetapkan Pemkot Serang sebagai kawasan khusus di Kecamatan Kasemen Kota Serang.
Penjajakan dilakukan Oleh Sekretaris Lakpesdam PBNU yang juga ketua BAPPENAS PBNU Doktor Ulfi Ulfiyah yang ingin membangun kolaborasi strategis dalam pengembangan ekonomi hijau.
“Tujuan kita ke Kota Serang ini adalah untuk menjajaki kerja sama antara PBNU, dengan Pemerintah Kota Serang untuk membangun green ekonomi sirkular di Kota Serang,” ujar Ulfi.
Baca Juga: Pupuk Subsidi di Kabupaten Serang Diklaim Aman
Kawasan ini dikembangkan menjadi economic circular zone atau zona ekonomi sirkular, dimana akan engintegrasikan produksi pupuk organik pertanian dan peternakan ayam.
Ulfi mengatakan, produksi pupuk organik akan mengolah sampah pertanian, seperti jerami serta limbah peternakan ayam. Dimana teknologi pengolahannya dikembangkan pbnu bersama para ahli dari Taiwan.
“Kita ingin bekerja sama untuk memanfaatkan lahan di Serang, di Serang itu kan sudah ditetapkan sekitar 400 hektar lahan yang dedikasikan untuk agri calture, kita ingin dengan Pemerintah Kota Serang membentuk satu projek yang pertama economic cilcular zone yang mengintegrasikan antara produksi pupuk organic pertanian dan peternakan ayam,” jelas Ulfi.
Untuk ke depannya akan dibahas kesepakatan teknis skema profit and loss, serta manfaat langsung yang bisa dirasakan masyarakat khususnya petani. Paling cepat kerjasama akan dilakukan di awal tahun 2026.
Perlu diketahui, nantinya ekonomi sirkular ini bukan kota mandiri, melainkan kawasan terpadu yang di dalamnya terdapat peternakan ayam, lahan pertanian dan pabrik pupuk organic.
Editor : Erina Faiha