Serang, Bantentv.com – Dua puluh lima tahun sudah Provinsi Banten berdiri sebagai daerah otonom. Di usia seperempat abad ini, semangat kebersamaan menjadi kunci untuk melangkah lebih jauh. Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan memperkuat kolaborasi demi membangun Banten yang maju, adil, dan bersih dari korupsi.
Ajakan itu disampaikan Andra dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Banten, Sabtu, 4 Oktober 2025, yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Banten.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar pembangunan di Banten terus berjalan sesuai harapan warga,” ujar Andra.
Gubernur yang baru satu tahun menjabat itu menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan yang berkeadilan dan merata.
Ia menilai, perjalanan 25 tahun Banten adalah hasil kerja kolektif lintas kepemimpinan yang harus diteruskan dengan semangat kolaborasi dan integritas.
“Pembangunan Banten adalah perjalanan panjang lintas kepemimpinan. Apa yang kita nikmati hari ini merupakan hasil kerja kolektif para pendahulu, dan kini kita lanjutkan dengan semangat kolaborasi,” katanya.
Perayaan HUT ke-25 Provinsi Banten tahun ini digelar sederhana, namun sarat makna. Bagi Andra, usia seperempat abad bukan sekadar angka, melainkan momentum refleksi untuk memastikan pembangunan benar-benar berpihak pada rakyat.
Dalam pidatonya, Andra memaparkan sederet capaian positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banten pada 2024 mencapai 76,35, menempati peringkat ketujuh nasional.
Realisasi investasi senilai Rp105,64 triliun menempatkan Banten di posisi kelima nasional, sementara pertumbuhan ekonomi triwulan II tahun 2025 tercatat 5,33 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional.
“LKPD Banten mendapatkan opini WTP dari BPK RI sebanyak sembilan kali berturut-turut, sementara Indeks SPBE tahun 2024 mencapai 3,47 dan masuk kategori baik,” ungkapnya.
Andra menegaskan, pembangunan Banten tidak boleh hanya diukur dari infrastruktur semata, tetapi harus menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk memperkuat arah pembangunan, Pemerintah Provinsi Banten telah menetapkan Perda Nomor 4 Tahun 2024 tentang RPJPD 2025–2045 dan Perda Nomor 1 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025–2029.
Dua perda tersebut menjadi fondasi menuju visi “Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi.”
Delapan Program Unggulan 24 Turunan
Andra menjelaskan, ada delapan program unggulan dengan 24 turunan yang menjadi panduan pembangunan: Banten Bagus, Banten Sehat, Banten Cerdas, Banten Kuat, Banten Indah, Banten Makmur, Banten Ramah, dan Banten Melayani.
“Setiap program diarahkan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi kerakyatan,” jelasnya.
Beberapa di antaranya telah berjalan dan langsung dirasakan masyarakat, seperti Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) sepanjang 64 kilometer, Sekolah Gratis SMA/SMK/SKh Swasta, Satu Sarjana Satu Desa, serta dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Jalan yang kita buka bukan hanya aspal, tetapi membuka akses bagi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rakyat desa,” tegas Andra.
Banten kini menjadi magnet investasi nasional. Hingga semester I tahun 2025, nilai investasi mencapai Rp60,7 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 110.521 orang.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka pengangguran menurun dari 7,52 persen pada 2023 menjadi 6,64 persen pada Februari 2025.
“Fokus penurunan pengangguran dilakukan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, balai latihan kerja, peningkatan keterampilan tenaga kerja, pemagangan, serta pengawasan ketenagakerjaan,” tutur Gubernur Andra.
Meski dunia dihadapkan pada ketidakpastian global, ekonomi Banten tetap tangguh. Semester pertama 2025 mencatat pertumbuhan 5,33 persen, inflasi terkendali di 1,95 persen, dan angka kemiskinan turun menjadi 5,63 persen.
Banten juga berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama sembilan tahun berturut-turut dan meningkatkan Indeks Reformasi Birokrasi menjadi 87,49 poin.
Provinsi ini turut meraih sejumlah penghargaan nasional seperti Paritrana Award 2025, Provinsi Layak Anak lima kali berturut-turut, serta Apresiasi Presiden RI atas Eliminasi TBC Nasional.
“Semua capaian ini adalah hasil kerja bersama antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat Banten,” ujar Andra.
Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Menutup pidatonya, Andra Soni mengajak seluruh warga untuk menjadikan HUT ke-25 Provinsi Banten sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong dan inovasi dalam membangun daerah.
“Mari kita jaga kolaborasi ini agar Banten semakin maju, adil merata, dan bersih dari korupsi,” pungkasnya.
Seperempat abad perjalanan Banten menjadi bukti bahwa kemajuan tidak lahir dari satu tangan, melainkan dari sinergi dan integritas bersama.
Dengan kolaborasi yang kuat, Gubernur Andra Soni meneguhkan langkah untuk membawa Banten menuju masa depan yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (Adv)