BerandaBeritaDesa Sukabares Kembangkan Budidaya Ayam Pedaging dan Melon untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Desa Sukabares Kembangkan Budidaya Ayam Pedaging dan Melon untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com — Pemerintah Desa Sukabares, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, terus berinovasi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi melalui program ketahanan pangan.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah membudidayakan ayam pedaging dan buah melon sebagai sumber ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Program ini dijalankan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bares Gemilang, dengan tujuan meningkatkan pendapatan warga sekaligus mendukung kebijakan ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Ketua BUMDes Bares Gemilang, Sahroni, menjelaskan bahwa Desa Sukabares saat ini memiliki dua unit usaha utama, yaitu budidaya ayam pedaging dan tanaman melon.

“Kedua jenis usaha ini dipilih karena mudah dikelola dan memiliki prospek pasar yang menjanjikan. Penjualannya pun relatif cepat, apalagi jika terjalin kerja sama dengan pihak swasta,” ujarnya.

Baca Juga: BUMDes Pontang Pilih Pelihara Domba Sebagai Wujud Ketahanan Pangan

Sementara itu, Kepala Desa Sukabares, Ulfi Sahrani, mengatakan bahwa program ketahanan pangan di desanya terbagi dalam dua kategori: hewani dan nabati.

“Untuk hewani kami fokus pada ayam pedaging, sedangkan untuk nabati kami kembangkan budidaya melon. Program ini didukung melalui alokasi Dana Desa sebesar 20 persen,” terangnya.

Ulfi menambahkan, Pemerintah Desa Sukabares berencana memperluas unit usaha di masa mendatang.

“Kami berencana menambah usaha baru seperti budidaya kambing dan jagung, agar semakin banyak pilihan ekonomi produktif bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Desa Tirtayasa Siapkan Kawasan Wisata Edukasi Berbasis Ketahanan Pangan

Melalui program ini, Pemerintah Desa Sukabares berharap kegiatan budidaya dapat berkembang lebih maju dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kami ingin Desa Sukabares tidak hanya mandiri pangan, tetapi juga menjadi desa percontohan dalam pengelolaan usaha berbasis masyarakat,” tutup Ulfi.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -