Bantentv.com – Dewasa ini penyakit degeneratif kronis banyak ditemukan. Hal itu sejalan dengan pola hidup yang kian buruk bagi sebagian orang saat ini.
Terlalu banyak orang yang menjadi korban kehidupan modern dengan aktivitas fisiknya yang kurang dan ketergantungan pada makanan yang memberikan kepuasan indera perasa sementara. Ditambah lagi dengan mengorbankan fungsi nutrisi yang fitrah bagi sel tubuhnya.
Padalah nutrisi amat penting dan dibutuhkan oleh tubuh kita untuk keberlangsungan hidup di masa mendatang. Kelalaian banyak orang itulah yang menyebabkan penyakit degenaratif timbul dan dirasakan di tengah zaman yang serba modern.
Penyakit degeneratif sendiri merupakan kondisi kronis yang disebabkan oleh kerusakan bertahap pada sel, jaringan, dan organ tubuh seiring waktu, sering kali menyebabkan hilangnya fungsi. Contohnya diabetes tipe 2, penyakit jantung, osteoartritis, osteoporosis dan masih banyak lagi.
Dikutip dari buku Nutrisi Gen Qu karya dr. Meity Elvina, ada tujuh prinsip penting dari nutrisi fungsional yang dapat dipedomani untuk mencegah terjadinya penyakit degeneratif kronis, antara lain:
- Konsumsi berbagai jenis buah dan sayur yang bervariasi serta beragam warna.
Mengonsumsi nutrisi dari beragam buah dan sayur merupakan cara terbaik untuk mencegah hampir berbagai penyakit degeneratif. Fakta ini telah dipublikasikan melalui penelitian ilmiah dari sejumlah besar imuwan.
Anjuran memilih berbagai jenis dan beragam warna dapat memberikan spektrum pigmen beragam bagi tubuh yang berefek antioksidan sehingga dapat melindungi sel dari kerusakan. - Hindari makanan yang terpapar pestisida.
Menurut badan Kesehatan dunia (WHO), pestisida yang digunakan untuk mengusir hama dan penyakit tumbuhan sangat membahayakan Kesehatan manusia.
Jika terpapar dalam jangka Panjang dengan kadar yang cukup tinggi, dalam kurun waktu bertahun-tahun sel-sel tubuh akan mengalami kerusakan.
Berikut pestisida yang paling berbahaya adalah keluarga hidrokarbon terhalogenasi, seperti DDE, PCB, PCP, dieldrin, dan chlordane. - Makanlah dengan memperhatikan clycemic index (GI) dan Glycemic Load (GL).
Gula refinasi yaitu berupa gula halus atau gula pasir, tepung putih, dan sumber gula sederhana lainnya akan sangat mudah cepat terserap ke dalam aliran darah. Sehingga hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan kadar gula darah.
GL adalah cara yang relatif baru untuk menilai dampak konsumsi karbohidrat yang memperhitungkan indeks glikemik tetapi memberikan gambaran yang lebih lengkap tenang efek makanan terhadap kadar gula darah berdasarkan pada seberapa banyak karbohidrat yang dimakan dalam satu porsi. - Batasi konsumsi daging.
Penelitian pada orang dewasa menyarankan untuk menghindari konsumsi daging yang berlebihan saat ini. Terlebih adanya bukti ilmiah yang menghubungkan konsumsi nitrat yang diperoleh dari daging menimbulkan peningkatan risiko yang signifikan terhadap kejadian penyakit kanker pada anak-anak termasuk leukimia, limfoma, dan kanker otak. - Makanlah jenis lemak yang sehat.
Makanlah makanan yang mengandung lemak baik karena tubuh membutuhkan sejumlah lemak baik dari makanan untuk membantu fungsi hormon, memori, dan penyerapan nutrisi.
Makanan yang mengandung lemak baik juga dapat membuat rasa kenyang. Dengan demikian mengonsumsi berbagai jenis lemak baik dapat menjaga berat badan tetap ideal. Contoh lemak baik, alpukat, minyak zaitun, asam lemak omega-3 dari ikan, lkadang-kacangan, biji-bijian, dan lain-lain. - Minum air dan menjaga asupan garam dan elektrolit tetap stabil.
Air merupakan komponen utama dalam sel tubuh. Beberapa organ tubuh pun mengandung air seperti paru sebesar 90 persen, 82 persen dalam darah, 80 persen pada kulit, 70 persen pada otak.
Pemenuhan kebutuhan air pada tubuh kita dapat mencegah timbulnya berbagai gangguan kesehatan serta membuat tubuh lebih bugar. - Makanlah makanan yang mendukung siklus sel.
Siklus sel mencakup proliferasi sel dan pembelahan sel. Dalam setiap siklusnya dibutuhkan makanan bernutrisi untuk mendukung perkembangannya. Makanan untuk menutrisi sel tersebut seperti maknaan yang mengandungprotein, asam amino, lemak, vitamin, dan masih banyak lagi.
Ketujuh prinsip di atas dapat kita jalankan dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari kita agar tubuh tetap terjaga dan terhindar dari penyakit degeneratif yang kian menghantui.