BerandaBeritaPuluhan Tahun Rusak, Jalan Penghubung Dua Desa di Pandeglang Tak Kunjung Diperbaiki

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Penghubung Dua Desa di Pandeglang Tak Kunjung Diperbaiki

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com –  Jalan penghubung antara Desa Bojen dan Desa Kuta Mekar, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, hingga kini dibiarkan rusak parah.  Akses utama dua desa sepanjang 1 kilo 100 meter tersebut, tak pernah sekalipun tersentuh pembangunan sejak 20 tahun silam.

Hampir di seluruh ruas jalan, lapisan aspal sudah hilang. Bahkan beberapa lubang jalan berubah menjadi kubangan air disaat musim hujan datang. Padahal, jalan ini merupakan jalan alternatif bagi warga untuk menuju ke fasilitas kesehatan dan sekolah. Selain itu, digunakan untuk membawa hasil panen para petani.

Salah seorang warga setempat, Indra mengatakan, kondisi jalan rusak seperti ini sudah terjadi sejak 20 tahun yang lalu. Meski warga telah beberapa kali mengadukan ke pihak terkait, namun jalan tersebut tidak pernah di bangun.

“Iya jalan di dua desa ini, diantara Kuta Mekar dan Bojen rusak sudah lama. Semenjak dibikin itu belum dibangun sampai sekarang,” ujar Indra.

Baca Juga: Miris! Siswa SDN Bojen 2 Pandeglang Belajar Lesehan di Teras

Indra menuturkan, saat musim hujan, genangan air di jalan bisa mencapai sepinggang orang tua dewasa, sehingga menyulitkan aktivitas warga.

“Sekitar 20 tahun lebih mungkin, akses tiap hari lewat sini sawahnya juga di sini. Kalau banjir bisa sepinggang. Pengennya dibantu oleh gubernur, bupati datang kesini jalan ini biar bagus seperti di kota-kota,” Katanya dengan nada kesal.

Sementara itu, Kepala Desa Bojen, Badrudin menerangkan jika jalan penghubung dua desa tersebut sudah puluhan tahun tak pernah dibangun oleh pemerintah Kabupaten.

“Untuk jalan yang memghubungkan blok Bojen kulon dengan menuju wilayah kuta mekar itu sepengatahuan saya 20 sampai 22 tahun lebih belum ada pembangunan,” ujarnya kepada Banten TV Sabtu, 18 Oktober 2025.

Pihaknya selaku kepala desa akhirnya berinisiatif membangun jalan dengan menggunakan anggaran dari dana desa. Namun karena keterbatasan anggaran, perbaikan pun tak maksimal.

“Semenjak kami menjabat di tahun akhir 2001 sampai sekarang. Kami sudah melakukan pembangunan dari ketapang sekitar 50 meter dan dari dana desa sepanjang 160 meter,” diakui Badrudin.

Kondisi Jalan penghubung antara Desa Bojen dan Desa Kuta Mekar, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang yang rusak
Kondisi Jalan penghubung antara Desa Bojen dan Desa Kuta Mekar, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang yang rusak

Badrudin menegaskan, pihaknya selaku kepala desa sudah beberapa kali mengajukan perbaikan jalan ke Pemkab Pandeglang melalui dinas terkait. Namun hingga kini tak ada realisasi.

“Kami sudah beberapa kali mengajukan proposal perbaikan. Termasuk melalui program ketahanan pangan dan kelompok tani, namun hingga kini belum terealisasi,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah daerah, baik tingkat kabupaten maupun provinsi, turun langsung meninjau kondisi jalan tersebut. Ini penting untuk segera mendapatkan perhatian, pasalnya, jalur tersebut menjadi urat nadi bagi warga yang bekerja di sektor pertanian.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -