Bantentv.com – Di tengah tren industri teknologi yang kian mengandalkan kecerdasan buatan, Take-Two Interactive justru mengambil langkah berbeda dalam pengembangan Grand Theft Auto VI (GTA 6). CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa proses kreatif game tersebut sama sekali tidak menggunakan AI generatif.
Pernyataan ini disampaikan Zelnick dalam wawancara dengan Game Industry, dan langsung menarik perhatian publik.
Pasalnya, Rockstar Games dikenal sebagai studio yang konsisten menghadirkan dunia game dengan detail tinggi dan skala masif.
Zelnick menjelaskan, filosofi utama Rockstar Games dalam mengembangkan GTA 6 adalah pendekatan handcrafted atau dikerjakan sepenuhnya oleh tangan manusia.
Seluruh elemen visual, mulai dari arsitektur bangunan, tata kota, hingga ekosistem lingkungan, dirancang manual oleh tim desainer.
Baca Juga: Netflix Gunakan AI Generatif dalam Film ‘The Eternaut’, Efisiensi atau Ancaman Bagi Pekerja Kreatif?
Pendekatan tersebut berbeda dengan tren pengembang game modern yang mulai memanfaatkan sistem prosedural dan AI untuk menciptakan aset secara otomatis.
Bagi Rockstar, kualitas imersif sebuah game open-world hanya dapat dicapai melalui sentuhan artistik manusia, bukan hasil pengulangan algoritma.
AI Dinilai Belum Mampu Gantikan Kreativitas Manusia
Meski mengakui kemampuan AI generatif dalam menghasilkan gambar, teks, hingga model 3D secara cepat, Zelnick menilai teknologi tersebut belum mampu menggantikan esensi kreativitas manusia dalam karya hiburan berskala besar seperti GTA 6.
Namun, penolakan terhadap AI generatif dalam pengembangan aset inti bukan berarti Take-Two menutup diri dari teknologi tersebut.
Zelnick menyebut perusahaan justru sangat aktif mengadopsi AI di berbagai lini bisnis non-kreatif.
“Saat ini kami memiliki ratusan proyek percontohan dan implementasi AI di seluruh perusahaan dan berbagai studio kami,” ujar Strauss Zelnick.
Ia menjelaskan, AI digunakan untuk meningkatkan efisiensi biaya, mempercepat alur kerja operasional, analisis data, hingga layanan pendukung.
Baca Juga: Veo 3 dan Imagen 4 Resmi Dirilis, AI Google Hasilkan Konten Visual Lebih Realistis?
Meski demikian, ketika menyangkut “jiwa” sebuah game, kreativitas manusia tetap menjadi prinsip utama.
Proses pengembangan GTA 6 sendiri disebut telah dimulai sejak 2014, tak lama setelah kesuksesan seri sebelumnya.
Waktu pengembangan yang hampir 12 tahun ini kerap memicu ketidaksabaran penggemar, namun pendekatan handcrafted menjadi salah satu alasan utama lamanya proses produksi.