Bantentv.com – Demam tinggi, tubuh lemas, hingga ruam merah yang menyebar di seluruh tubuh menjadi kondisi yang kerap membuat orang tua panik ketika anak terserang campak. Tidak sedikit pula orang tua yang baru menyadari pentingnya imunisasi setelah anak mengalami gejala tersebut.
Penyakit campak masih menjadi ancaman bagi anak-anak, terutama yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.
Karena itu, orang tua perlu memahami perbedaan gejala campak pada anak yang sudah diimunisasi dan yang belum diimunisasi.
Seperti dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, bahwa campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan dapat menyebar dengan cepat, khususnya pada anak-anak.
“Anak yang telah diimunisasi umumnya mengalami gejala yang lebih ringan dibandingkan dengan anak yang tidak diimunisasi,” sebagaimana dikutip dari situs resmi Pemkot Tangerang.
Anak Sudah Imunisasi, Gejala Lebih Ringan
Menurut dr. Dini, anak yang sudah mendapatkan imunisasi biasanya hanya mengalami gejala ringan. Ruam yang muncul tidak terlalu merah dan penyebarannya terbatas.
Kondisi anak juga cenderung masih aktif dan tidak terlalu lemas. Demam yang dialami umumnya tidak terlalu tinggi dan lebih cepat turun.
Meski demikian, orang tua tetap disarankan untuk memantau kondisi anak dan membawa ke fasilitas kesehatan jika gejala muncul.
Anak Belum Imunisasi, Gejala Bisa Lebih Berat
Berbeda dengan anak yang belum mendapatkan imunisasi. Gejala yang muncul bisa jauh lebih berat dan membuat anak terlihat sangat lemah.
Ruam merah biasanya tampak lebih tebal dan menyebar luas ke seluruh tubuh. Bahkan, wajah anak bisa tampak bengkak dan dipenuhi ruam.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, radang otak, hingga kematian.
Imunisasi Jadi Perlindungan Penting
Imunisasi merupakan langkah paling efektif untuk melindungi anak dari dampak berat penyakit campak.
Karena itu, orang tua diminta tidak menunda imunisasi dan memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
Dengan memahami perbedaan gejala tersebut, orang tua diharapkan lebih waspada dan segera mengambil langkah cepat saat anak menunjukkan tanda-tanda campak.