Jumat, Januari 16, 2026
BerandaGaya HidupKesehatanBerapa Kali Kencing dalam Sehari yang Sehat? Ini Kata Pakar!

Berapa Kali Kencing dalam Sehari yang Sehat? Ini Kata Pakar!

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Kondisi kesehatan tubuh tidak hanya tercermin dari kelancaran buang air besar (BAB), tetapi juga dari kebiasaan buang air kecil (BAK). Frekuensi kencing ternyata menjadi salah satu indikator penting untuk menilai apakah tubuh berada dalam kondisi sehat atau tidak.

Menurut Dr. Jamin Brahmbhatt, ahli urologi di Orlando Health, orang dengan kondisi tubuh sehat umumnya buang air kecil sekitar enam hingga delapan kali pada siang hari. Frekuensi tersebut masih tergolong normal dan bervariasi pada setiap individu.

“Pada siang hari, buang air kecil setiap tiga hingga empat jam masih dianggap wajar,” ujar Dr. Jamin, seperti dikutip dari media nasional.

Sementara itu, pada malam hari, idealnya seseorang hanya terbangun untuk buang air kecil sekali atau bahkan tidak sama sekali. Jika frekuensi terbangun untuk kencing lebih dari itu, kondisi tersebut patut diperhatikan.

“Jika kamu terbangun lebih dari satu kali untuk kencing di malam hari, bisa jadi ada sesuatu yang tidak beres,” katanya.

Baca Juga: Waspada! Kencing Tikus Bisa Mengancam Nyawa

Dr. Jamin juga menjelaskan bahwa sebagian orang bisa buang air kecil hingga 10 kali sehari, terutama jika banyak mengonsumsi cairan.

Beberapa jenis minuman seperti alkohol, teh, dan kopi dapat memicu kencing lebih sering karena bersifat diuretik dan mengiritasi kandung kemih.

“Setiap orang berbeda, tidak ada angka pasti yang berlaku untuk semua. Yang terpenting adalah mengenali pola yang normal bagi tubuh sendiri,” jelasnya.

Obat-Obatan Mempengaruhi Frekuensi Buang Air Kecil

Selain itu, kondisi cuaca juga berpengaruh. Saat cuaca panas dan tubuh banyak berkeringat, frekuensi buang air kecil bisa berkurang karena cairan lebih banyak keluar melalui keringat.

Perlu diperhatikan juga, buang air kecil berlebihan yang bukan disebabkan oleh konsumsi air atau minuman yang berlebihan.

Namun, dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk sindrom kandung kemih yang terlalu aktif, diabetes, infeksi saluran kemih, atau obat-obatan.

Obat diuretik yang biasa diresepkan untuk penderita tekanan darah tinggi atau gangguan jantung juga menjadi salah satu penyebab umum sering buang air kecil.

Sementara pada ibu hamil, kebutuhan cairan yang meningkat serta perubahan metabolisme turut memengaruhi frekuensi kencing.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -