BerandaMengenal Kagu, Spesies Burung yang Tidak Bisa Terbang

Mengenal Kagu, Spesies Burung yang Tidak Bisa Terbang

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Burung Kagu atau yang nama latinnya Rhynochetos jubatus. Burung yang namanya tidak terlalu familiar di Indonesia ini ternyata hanya ada di pegunungan daerah Kaledonia Baru, kepulauan sebelah timur Australia dan merupakan simbol penting dalam budaya nasional mereka.

Burung ini memiliki jambul, bulunya berwarna abu-abu pucat dan berukuran sekitar 55 cm, beratnya sangat bervariasi mulai dari 700 hingga 1.100 gram. Kagu memiliki kaki panjang yang berwarna cerah.

Burung yang sayapnya berukuran rata-rata sekitar 77,5 cm ini ternyata tidak bisa digunakan untuk terbang. Walaupun tidak bisa terbang, sayap lebarnya mempunyai banyak kegunaan.

Pola garis-garis gelap pada sayap yang bisa mengejutkan predator bila sayap itu dibuka dengan lebar. Sayap indahnya itu juga bisa membantu sang burung untuk menjaga keseimbangan saat memanjat atau melompat serta bisa membantu burung untuk meluncur dengan lebih cepat di tengah hutan.

Burung yang lebih aktif di siang hari ini menghabiskan waktunya di hutan untuk mencari makanan, mereka akan hinggap di tempat rendah yang bisa mereka jangkau. Walau tidak bisa terbang, Kagu cukup cepat dan bisa melompati rintangan bahkan meluncur dengan cepat untuk menghindari pemangsa.

Burung ini adalah burung teritorial, pasangan Kagu akan bernyanyi bersama untuk memperingatkan burung lainnya bahwa itu adalah kawasan kekuasaan mereka. Mereka lebih sering bernyanyi saat musim kawin. Selama musim kawin, mereka akan bekerja sama untuk berbagi tugas untuk mengerami telur dan lainnya. Setelah sebulan dierami oleh sang betina dan jantan, bayi Kagu menetas yang kemudian mereka baru bisa bergerak pada umur tiga hari.(clayrine/red)

TERKAIT
- Advertisment -