Serang, Bantentv.com – Sudah empat hari puluhan warga Desa Sukatani, Kabupaten Serang, tinggal di rumah kontrakan sementara yang disediakan Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Sosial. Mereka direlokasi setelah rumahnya terpapar unsur radioaktif Cesium-137.
Meski fasilitas kebutuhan dasar seperti tempat tinggal, sembako, dan uang tunai telah diberikan, sebagian warga mengaku tidak betah tinggal di lokasi relokasi.
Rindu rumah sendiri dan kecemasan atas kondisi keluarga membuat mereka berharap segera kembali.
Kekhawatiran kian meningkat setelah beberapa anak yang ikut dalam relokasi mengalami demam tinggi.
Baca Juga: Pemerintah Pusat dan Pemkab Serang Siapkan Relokasi Lanjutan Warga Terdampak Radiasi
Orang tua takut kondisi kesehatan mereka terkait paparan radioaktif yang masih terus ditangani pihak berwenang.
Sekretaris Desa Sukatani, Pahri, menyampaikan apresiasi warga atas perhatian pemerintah. Namun, seiring berjalannya hari, banyak warga yang meminta diperbolehkan pulang ke rumah mereka masing-masing.
“Meski di sini semua kebutuhan tercukupi, tetap lebih nyaman tinggal di rumah sendiri,” ujar Pahri saat ditemui.
Selain kondisi psikologis, keamanan harta benda juga menjadi alasan. Setiap malam, sejumlah warga kembali ke kampung untuk berjaga-jaga, karena khawatir hewan ternak yang ditinggalkan menjadi sasaran pencurian.
Pemerintah saat ini masih menunggu hasil evaluasi dan penanganan menyeluruh sebelum memberikan izin pemulangan demi memastikan keselamatan warga dari risiko radiasi.