BerandaBeritaWakapolres Serang Cek Kesiapsiagaan Polsek Jelang Libur Imlek dan Libur Panjang

Wakapolres Serang Cek Kesiapsiagaan Polsek Jelang Libur Imlek dan Libur Panjang

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Wakapolres Serang Kompol Andri Surya K didampingi Kasi Propam Ipda Jhoni Yuhanto melakukan pengecekan kesiapsiagaan dan kondisi Polsek jajaran dalam rangka pengamanan libur bersama Tahun Baru Imlek, Senin, 16 Februari 2026.

Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh personel siap memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat selama perayaan Imlek dan masa libur panjang.

Momentum Imlek yang bertepatan dengan long weekend dinilai berpotensi meningkatkan mobilitas warga.

Situasi tersebut dapat memicu gangguan kamtibmas apabila tidak diantisipasi secara maksimal. Karena itu, pengamanan Imlek menjadi perhatian serius jajaran Polres Serang.

Dalam arahannya, Wakapolres menekankan pentingnya kesiapan anggota, terutama dalam penjagaan Markas Komando (Mako). Ia mengingatkan agar personel tetap waspada selama perayaan Imlek berlangsung.

“Saya minta seluruh personel tetap siaga, terutama dalam penjagaan Mako. Saat ini masih dalam suasana long weekend, potensi kerawanan harus kita antisipasi sejak dini,” tegasnya.

Baca Juga: Cek Pospam Nataru, Bupati Serang Jamin Keamanan dan Kenyamanan Pemudik

Selain pengamanan Imlek, aspek kedisiplinan turut menjadi sorotan. Ia meminta seluruh anggota hadir tepat waktu dalam menjalankan tugas, kecuali dalam kondisi darurat.

“Setiap hari personel wajib datang tepat waktu, kecuali ada keperluan emergency. Disiplin adalah kunci utama dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Kebersihan dan kerapian lingkungan kerja juga ditekankan selama masa Imlek. Menurutnya, kondisi Mako mencerminkan profesionalisme anggota Polri di hadapan masyarakat.

“Jaga kebersihan dan kerapian Mako, serta perhatikan sikap tampang. Penampilan dan lingkungan kerja yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” katanya.

Wakapolres juga mengingatkan peningkatan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas). Menurutnya, setelah Imlek, masyarakat akan menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan sosial.

“Antisipasi curat dan curas harus ditingkatkan. Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri biasanya aktivitas masyarakat meningkat, sehingga peluang terjadinya tindak kejahatan juga bisa bertambah,” jelasnya.

Di akhir arahannya, ia menegaskan agar tidak ada pelanggaran yang dilakukan anggota, baik terkait disiplin, kode etik, maupun pidana, selama pengamanan Imlek maupun dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Saya ingatkan, jangan ada pelanggaran sekecil apapun. Baik itu disiplin, kode etik, maupun pidana. Kita harus menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia juga melarang personel memasuki tempat hiburan tanpa surat tugas resmi serta mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Jangan ada yang memasuki tempat hiburan tanpa surat tugas. Tidak boleh ada anggota yang terlibat narkoba, baik sebagai pengguna, pengedar maupun dalam bentuk transaksi. Jika terbukti, akan diproses tegas sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -