Minggu, Desember 7, 2025
BerandaBeritaWabup Serang Pastikan Stok Pangan Aman Menjelang Akhir Tahun 2025

Wabup Serang Pastikan Stok Pangan Aman Menjelang Akhir Tahun 2025

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, memastikan bahwa stok pangan di Kabupaten Serang menjelang akhir tahun 2025 berada dalam kondisi aman.

Penegasan itu disampaikan setelah ia memimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Serang Tahun 2025 yang berlangsung di ruang Rapat Bapperida pada Kamis, 20 November 2025.

Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa ketersediaan komoditas utama masih terjaga. “Stok hari ini aman, beras aman, minyak aman. Jadi tadi ada 20 entitas yang berdampak kepada inflasi, tetapi yang terutama Bulog menyampaikan kondisi beras itu aman,” ujarnya.

Pertemuan tersebut mengusung tema ’Sinergi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Pengendalian Inflasi Menjelang Akhir Tahun 2025’.

Najib hadir mewakili Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Berbagai pihak turut mengikuti kegiatan ini, mulai dari Staf Ahli Bupati, pimpinan perangkat daerah, Bank Indonesia Banten, Bulog Sub Divre Serang, BPS, KADIN, hingga perwakilan dinas lain yang berhubungan dengan sektor pangan dan ekonomi daerah.

Najib Hamas menjelaskan bahwa salah satu pembahasan utama ialah penguatan upaya menjaga inflasi agar tidak membebani masyarakat.

Ia menyoroti pentingnya memastikan stok pangan Bulog tetap mencukupi, baik dari sisi kualitas maupun keterjangkauan harga. Menurutnya, ini menjadi salah satu indikator penting dari evaluasi yang dilakukan dalam forum TPID.

Ia juga menyinggung peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Serang. Program ini dinilai mampu meningkatkan ketersediaan pangan, meskipun di sisi lain dapat berdampak terhadap kenaikan inflasi jika tidak diimbangi dengan pasokan bahan baku yang stabil.

Baca Juga: Stabilkan Harga, Polres Serang Gandeng Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah

Karena itu, Pemkab Serang berupaya mengoptimalkan operasional SPPG sambil tetap menjaga tekanan inflasi agar tidak meningkat secara signifikan.

Selain itu, pemerintah daerah bekerja sama dengan Bulog Sub Divre Serang untuk menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah kecamatan.

Upaya ini disesuaikan dengan peta potensi inflasi di masing-masing wilayah. Najib juga menyampaikan adanya program bantuan pangan dari Bapanas yang penyalurannya dilakukan berdasarkan DTKS.

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, Pemkab Serang memberi perhatian khusus pada wilayah Anyer dan Cinangka.

Daerah yang menjadi destinasi wisata ini memerlukan pengawasan lebih intensif terkait stok pangan, khususnya karena adanya potensi lonjakan permintaan. Najib menegaskan pentingnya memastikan ketersediaan tetap aman, terjangkau, serta harga pasar stabil.

Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Serang, Febrian Ripera, menambahkan bahwa deflasi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir masih dalam batas aman.

Ia menyebutkan bahwa pengendalian harga komoditas tertentu, terutama cabai dan bawang merah, memerlukan perhatian lebih karena Kabupaten Serang bukan produsen utama komoditas tersebut. Hal ini membuat daerah harus mengikuti harga dari pasar induk.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -