Serang, Bantentv.com – Fenomena Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dari luar daerah yang masuk ke Kota Serang menjadi perhatian serius pemerintah. Selain jumlahnya meningkat, sebagian PMKS bahkan disebut mampu meraup penghasilan hingga ratusan ribu rupiah per hari.
Berdasarkan data sebelumnya, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang menemukan sebagian besar pengemis, gelandangan atau manusia silver yang beraktivitas di sejumlah titik strategis berasal dari luar daerah.
Mereka memanfaatkan simpang lampu merah, pusat keramaian, hingga kawasan perbelanjaan untuk mencari penghasilan.
Baca Juga: Terungkap! PMKS dari Luar Daerah Serbu Kota Serang, Sehari Bisa Raup Hingga Ratusan Ribu
Kepala Dinsos Kota Serang Kusna Ramdani menegaskan, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Terutama dalam menangani persoalan sosial di wilayah ibu kota Provinsi Banten tersebut.
“Untuk mengatasi fenomena tersebut, kami terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak memberikan uang kepada PMKS di jalanan,” ujar Kusna, Minggu 19 April 2026.
Langkah ini dilakukan karena kebiasaan memberi secara langsung dinilai menjadi salah satu faktor. Kebiasaan ini juga mendorong meningkatnya jumlah PMKS di Kota Serang.
Pemerintah Kota Serang juga mengimbau masyarakat agar menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi atau program sosial yang telah disediakan pemerintah.
“Selain sosialisasi, kami juga terus melakukan patroli bersama Satpol PP untuk menertibkan PMKS yang beraktivitas di jalanan,” tegasnya.
Sehari Bisa Raup Hingga Ratusan Ribu
Sebelumnya, Dinsos Kota Serang mengungkapkan sebagian besar PMKS yang terjaring berasal dari luar Kota Serang. Mereka datang secara berkelompok dan berpindah-pindah lokasi untuk menghindari petugas.
Bahkan, dalam sehari sebagian PMKS disebut mampu memperoleh penghasilan hingga ratusan ribu rupiah, tergantung lokasi dan waktu aktivitas.
Baca Juga: Dinsos Kota Serang Gencarkan Sosialisasi Larangan Memberi ke PMKS
Kondisi ini membuat pemerintah daerah semakin serius dalam melakukan penanganan. Selain itu, pemerintah juga meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak memberi langsung kepada PMKS di jalan.
‘Kami berharap, masyarakat bisa bersinergi dalam menekan jumlah PMKS di Kota Serang. Sehingga penanganan sosial dapat berjalan lebih efektif,” pungkasnya.