BerandaBeritaTerapkan Pertanian Terpadu, Umah Tani Jadi Tempat Edukasi

Terapkan Pertanian Terpadu, Umah Tani Jadi Tempat Edukasi

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Dengan memanfaatkan kahan terbatas, umah tani yang terletak di Kampung Catih, Cipete, Kecamatan Curug, sukses menerapkan sistem pertanian terpadu berkonsep zero waste, dan juga menjadi tempat edukasi.

Founder rumah tani, Rizki Fatullah mengatakan, kunci dari sistem ini adalah menciptakan siklus ekologi tertutup, sehingga tidak ada limbah budi daya yang terbuang sia-sia.

“Konsep zero waste ini intinya. Limbah tanaman bisa jadi pakan magot atau pupuk organik. Kotoran ikan juga bisa diolah jadi nutrisi tanaman. Jadi tidak ada yang terbuang,” ujarnya

Sistem terpadu ini mengombinasikan budidaya ikan nila, aneka sayuran, cabai, dan buah melon. Dalam siklus tersebut, magot dibudidayakan secara khusus untuk mengurai limbah organik yang kemudian menjadi pakan ternak bernutrisi tinggi atau pupuk.

Baca Juga: Pupuk Subsidi di Kabupaten Serang Diklaim Aman

Sementara itu, air dari kolam ikan yang kaya nutrisi dialirkan untuk menyuburkan tanaman sayuran dan buah.

Dengan penerapan sistem pertanian terpadu, umah tani mendapatkan banyak kunjungan dari pelajar maupun masyarakat umum untuk belajar terkait pertanian terpadu.

“Selain menghasilkan produk pertanian, kami juga ingin tempat ini menjadi ruang belajar bagi pelajar dan masyarakat agar lebih memahami pertanian berkelanjutan,” tambahnya.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -