Pandeglang, Bantentv.com – Warga Kampung Sindang Resmi, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang digemparkan oleh peristiwa tragis pada Kamis pagi, 11 September 2025.
Seorang ibu dan anaknya yang masih balita ditemukan tewas di rumah mereka.
Sang suami yang diduga pelaku sempat mencoba bunuh diri dengan menyayat kedua pergelangan tangan serta menggorok lehernya menggunakan golok setelah menghabisi nyawa keduanya.
Kejadian itu pertama kali diketahui oleh orang tua korban. Ia melihat bercak darah pada sandal di depan rumah.
Baca Juga: Belasan Pelaku Asusila Ditangkap, Ada Korban di Bawah Umur, Balita dan Disabilitas
Merasa curiga, ia memanggil anak dan cucunya berulang kali, namun tidak ada jawaban.
Saat pintu kamar terkunci, ia mendobraknya dan mendapati putri serta cucunya sudah terbujur kaku di atas kasur.
Sementara menantunya, berinisial I-A, ditemukan di bawah kasur dalam kondisi sekarat akibat luka bunuh diri yang dilakukannya.
Pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
“Saya melihat anak dan cucu saya (setelah dipanggil berulang kali), kok pada diem, ketika saya lihat ke bawah, darah makin banyak,” ujar Jajat Sudrajat, ayah korban.

Polisi yang tiba di lokasi menemukan barang bukti berupa kabel, pakaian dalam, sebuah golok, handuk, gelas, galon air, serta tiga ponsel.
Kepala Unit 1 Satreskrim Polres Pandeglang, IPDA Robert Sangkala, membenarkan kejadian tersebut.
“Ditemukan juga terduga pelaku, suaminya, dalam keadaaan berlumuran darah, karena ada upaya bunuh diri, ada luka sayatan di nadi kanan kiri serta lehernya,” jelas Robert.
Polisi hingga kini masih menyelidiki motif pembunuhan ibu dan anak ini.
“Sementara untuk motifnya masih kita dalami, karena dari informasi orang tua dan masyarakat sekitar belum pernah terdengar percekcokan antara suami dan istri tersebut,” tambahnya.
Editor: Siti Anisatusshalihah