Cilegon, Bantentv.com – Awal tahun 2026 ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon justru sedang mengalami krisis kantong darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Cilegon. Bahkan hanya tersisa 7 kantong darah saja. Sehingga sangat dibutuhkan banyak pendonor.
Kepala UDD PMI Kota Cilegon Arriadna mengatakan, tersisa 7 kantong darah saja karena kurangnya pendonor.
“Ada 7 kantong lagi, stok menipis baru hari ini karena kekurangan pendonor darah,” katanya.
Baca Juga: PMI Cilegon Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Sumatra
Kurangnya stok darah ini, masyarakat Cilegon diminta untuk dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah di UDD PMI Kota Cilegon. Lokasinya berada di gedung belakang Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM).
“Untuk masyarakat Cilegon yuk mari mendonorkan darah, kita sama-sama menjaga ketersediaan stok darah yang saat ini mulai menipis di awal tahun 2026,” ujarnya.
Pihaknya mengalami penurunan signifikan pasca libur panjang akhir tahun, sementara kebutuhan darah di rumah sakit terus berjalan setiap hari.
“Padahal kebutuhan darah untuk pasien, baik tindakan medis rutin maupun kondisi darurat, tetap tinggi,” ungkapnya.
Dirinya berharap kepedulian dan partisipasi masyarakat dapat membantu menjaga ketersediaan darah. Ini agar pelayanan kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan, dapat terus berjalan dengan optimal.
“Donor darah adalah aksi kemanusiaan sederhana yang mampu menyelamatkan banyak nyawa seseorang,” pungkasnya.