Selasa, Februari 17, 2026
BerandaBeritaSPPG Karyasari Klarifikasi Video Viral Distribusi MBG di Pandeglang

SPPG Karyasari Klarifikasi Video Viral Distribusi MBG di Pandeglang

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Pasca viralnya sebuah video yang memperlihatkan menu Makan Bergizi Gratis atau MBG untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui disajikan dalam kantong plastik tanpa alas, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, memberikan klarifikasi untuk meluruskan kronologi kejadian.

Video tersebut mendadak ramai diperbincangkan di media sosial karena menampilkan makanan yang terlihat tercampur dalam satu kantong plastik warna warni.

Video yang direkam pada Rabu, 8 Januari 2026, di Desa Pasir Kadu, Kecamatan Sukaresmi, memperlihatkan menu bubur yang tercampur dengan lauk ayam dan buah dalam satu kemasan.

Perekam video terdengar menyampaikan kekecewaannya terhadap sajian MBG tersebut dan membandingkannya dengan makanan hewan. Pernyataan tersebut memicu reaksi beragam dari masyarakat dan menjadi sorotan publik.

Baca Juga: Usai Video Viral MBG, Wabup Pandeglang Tegur dan Ancam Tutup SPPG Nakal

“Hari ini tanggal 8 Januari 2026, ini untuk MBG. Bantu viralin nih di Desa Pasir Kadu… Bubur enggak tahu apa ginian, kayak buat kucing. Nih Pak Prabowo, (lihat) ini nih,” keluh warga dalam video tersebut.

Menanggapi kegaduhan yang muncul, Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, menegaskan bahwa seluruh proses pengolahan hingga pengemasan MBG di dapur SPPG telah dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

Ia memastikan bahwa makanan disiapkan menggunakan wadah standar yang higienis dan telah melalui proses sanitasi sebelum didistribusikan.

“SPPG Karyasari ini sudah memenuhi standar yang dianjurkan oleh BGN. Kita menggunakan ompreng dan disanitasi. Pendistribusian datang itu langsung ke Ibu Kader (Posyandu),” jelas Dimas.

Dimas menjelaskan bahwa persoalan muncul bukan pada tahap pengolahan atau pengemasan di dapur SPPG, melainkan setelah MBG sampai di tangan kader Posyandu.

Ia mengaku terkejut ketika mengetahui bahwa makanan yang telah dikemas sesuai standar justru dipindahkan ke dalam kantong plastik tanpa alas sebelum diberikan kepada penerima manfaat.

SPPG Karyasari klarifikasi video viral distribusi MBG di Pandeglang (Bantentv.com/ Rangga)
SPPG Karyasari klarifikasi video viral distribusi MBG di Pandeglang (Bantentv.com/ Rangga)

“Setelah pendistribusian datang ke Ibu Kader, itu langsung Ibu Kader menyerahkannya kepada penerima manfaat diberikan pakai plastik. Itu pun tanpa sepengetahuan saya sebagai Kepala SPPG,” tambahnya.

Berdasarkan klarifikasi awal, tindakan pemindahan MBG ke kantong plastik tersebut diduga dilakukan secara spontan oleh salah satu kader Posyandu dan tidak direncanakan sebelumnya. Pihak SPPG Karyasari menyatakan masih mendalami motif di balik tindakan tersebut untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Disayangkan, menu MBG yang telah dirancang dengan komposisi gizi seimbang menjadi tampak tidak layak karena tercampur dalam satu kemasan. Adapun menu yang disiapkan saat itu terdiri dari lontong, ayam goreng, saus kacang, dan buah kelengkeng.

Atas kejadian ini, pihak SPPG Karyasari menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Ke depan, SPPG berkomitmen untuk memperketat pengawasan distribusi MBG hingga makanan benar-benar diterima warga dalam kondisi layak, higienis, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -