Tangerang, Bantentv.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di SDN Kiarapayung, Kecamatan Pakuhaji, Rabu 17 Juni 2026.
Kegiatan ini melibatkan 700 peserta yang terdiri atas siswa, dewan guru, serta orang tua siswa.
Program ini bertujuan memberikan edukasi pola hidup bersih dan sehat sejak dini sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit yang disebabkan oleh perpindahan kuman dan bakteri melalui tangan.
Kampanye CTPS merupakan bentuk edukasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dimulai dengan pembelajaran tata cara mencuci tangan yang baik dan benar menggunakan sabun di bawah air mengalir.
Baca Juga: Benarkah Kulit Keset Setelah Cuci Muka Pertanda Kulit Sudah Bersih? Ini Penjelasannya!
Kepala SDN Kiarapayung, Uci Sanusi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut di sekolahnya.
Ia mengaku bangga SDN Kiarapayung dipercaya menjadi lokasi kampanye CTPS dan menilai kegiatan ini sangat positif dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.
“Kami mengapresiasi tim Dinkes Kabupaten Tangerang yang sudah menggelar kegiatan ini. Yang mana kegiatan ini adalah hal yang sangat positif bagi siswa dan terima kasih juga sekolah kami sudah dipercaya sebagai lokasi kampanye cuci tangan ini,” kata Uci Sanusi, Kepala SDN Kiarapayung.
Baca Juga: 15 Oktober Diperingati Hari Cuci Tangan Sedunia, Ajak Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat
Selanjutnya, Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Ade Dahyani, menjelaskan bahwa kampanye CTPS merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan meminimalisir potensi penyakit akibat penyebaran kuman dan bakteri melalui tangan.
“Perilaku hidup bersih dan sehat harus ditanamkan sejak dini. Mencuci tangan dengan sabun merupakan tindakan preventif yang sederhana, namun memiliki dampak signifikan dalam melindungi anak-anak dari risiko penularan penyakit,” ujar Ade Dahyani.
Ade berharap kampanye kesehatan ini dapat diimplementasikan dan menjadi kebiasaan bagi siswa dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat sejak dini.
Editor : Erina Faiha