Lebak. Bantentv.com – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pengelola terminal Mandala Lebak telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna menghadapi potensi peningkatan jumlah penumpang.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyiapkan sebanyak 130 armada angkutan yang akan beroperasi selama masa libur akhir tahun.
Kepala Terminal Mandala, Muksin, menjelaskan bahwa ratusan armada tersebut berasal dari berbagai jenis layanan angkutan.
“AKAP 50 armada, AKDP 20, angkutan pedesaan 30 dan angkot 30 armada,” kata Muksin di kantornya, Jumat, 12 Desember 2025.
Menurutnya, ketersediaan armada tersebut disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang biasanya meningkat saat momen Nataru.
Selain kesiapan armada, pengelola terminal Mandala juga telah melakukan persiapan sejak jauh hari. Muksin menyebutkan bahwa langkah awal yang dilakukan adalah pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan secara rutin untuk memastikan seluruh kendaraan yang beroperasi berada dalam kondisi laik jalan.
“Kalau ramp check hampir setiap hari dilakukan, karena untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat atau penumpang,” tandasnya.
Baca Juga: Terminal Mandala Siapkan Fasilitas Sambut PemudikÂ
Berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, Muksin memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada tanggal tertentu.
“Kalau Terminal Mandala memang tidak terlalu ramai. Kalau hari normal rata-rata penumpang harian sekitar 400 orang. Tapi nanti ketika Nataru kemungkinan bisa mencapai 700 penumpang rata-rata per harinya,” terangnya.
Lonjakan tersebut diperkirakan akan terjadi pada 24 Desember dan 31 Desember 2025.
Dalam rangka menjaga ketertiban dan kenyamanan di area terminal, Muksin juga mengingatkan masyarakat agar tidak segan melapor apabila mengalami praktik getok tarif oleh oknum sopir.
Ia menegaskan bahwa laporan dari penumpang akan ditindaklanjuti secara serius. “Laporan bisa langsung ke kita dengan melampirkan rute, jadwal bus hingga plat nomornya untuk memudahkan,” tuturnya.
Laporan tersebut nantinya akan diteruskan kepada perusahaan angkutan terkait untuk menonaktifkan sopir yang terbukti melakukan pelanggaran.
Tidak hanya itu, pengelola terminal Mandala juga berencana meningkatkan pengawasan terhadap para pengemudi.
Dalam waktu dekat, pihaknya akan melaksanakan tes urin bagi sopir angkutan umum sebagai langkah preventif untuk menjamin keselamatan penumpang selama periode libur Nataru 2025.