Serang, Bantentv.com – Polda Banten menegaskan komitmennya dalam melaksanakan proses seleksi calon Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama Tahun Anggaran 2026 secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh praktik percaloan yang menjanjikan kelulusan di luar prosedur resmi.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan pengarahan Wakapolda Banten, Brigjen Pol Hendra Wirawan, yang mengikuti arahan Asisten SDM Kapolri, Ir jen Pol Anwar, melalui Zoom Meeting dari Ruang Vicon Polda Banten, Senin, 6 April 2026. Kegiatan ini turut dihadiri Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Ari Wibowo serta Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea.
Baca Juga: Tak Betah Asrama, 3 Siswa Sekolah Rakyat Lebak Pilih Mengundurkan Diri
Dalam arahannya, Wakapolda Banten menegaskan seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara terbuka dan tidak dipungut biaya.
“Polda Banten berkomitmen memastikan seluruh proses rekrutmen berjalan sesuai prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun, serta tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun kecurangan,” ujar Hendra.
Ia menambahkan, kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan dan kesiapan masing-masing dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi.
“Kami mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses ini. Percayalah pada kemampuan diri sendiri, karena kelulusan ditentukan oleh hasil kerja keras dan kompetensi, bukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.
Baca Juga: Akpol 2005 Kirim Ribuan Sembako untuk Korban Bencana di Sumatra
Sementara itu, Irjen Pol Anwar menekankan bahwa rekrutmen Akpol menjadi bagian penting dalam membangun institusi Polri yang profesional, berintegritas, serta dipercaya masyarakat. Panitia seleksi diminta konsisten menerapkan prinsip BETAH dan menutup celah terjadinya kecurangan.
“Penerimaan Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan dengan prinsip BETAH dan hanya melalui satu jalur reguler yang diselenggarakan oleh SSDM Polri. Proses ini dipersiapkan untuk mencetak calon pimpinan Polri di masa depan yang mampu berpikir strategis, inovatif, komunikatif, serta adaptif terhadap dinamika tugas,” tegas Anwar.
Baca Juga: Polri Buka Pendaftaran 2026, Ini Jalur, Syarat, dan Tahap Seleksinya
Adapun tahapan seleksi Akpol, Bintara, dan Tamtama Tahun Anggaran 2026 telah dimulai sejak proses pendaftaran online dan verifikasi pada 9 hingga 30 Maret 2026. Tahapan selanjutnya meliputi penandatanganan pakta integritas, pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, ujian akademik, hingga tahapan lanjutan yang akan berlangsung sampai pertengahan tahun 2026 sebelum memasuki seleksi tingkat pusat.
Polda Banten berharap seluruh proses rekrutmen anggota Polri Tahun Anggaran 2026 berjalan dengan baik serta mampu menghasilkan calon anggota Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas tinggi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Editor : Erina Faiha