Jumat, Januari 16, 2026
BerandaBeritaRatusan Rumah Warga di Dua Desa Kecamatan Ciruas Terendam Banjir

Ratusan Rumah Warga di Dua Desa Kecamatan Ciruas Terendam Banjir

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Ratusan rumah warga di dua desa yang berada di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, terendam banjir akibat tingginya intensitas curah hujan.

Peristiwa tersebut terjadi sejak Kamis, 18 Desember 2025, dan berdampak langsung pada aktivitas serta keselamatan warga.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena genangan air masih bertahan hingga hari ini dan berpotensi meluas apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Pelaksana Tugas Camat Ciruas, Mohamad Hamimi, menjelaskan bahwa terdapat dua desa di wilayahnya yang terdampak banjir, yakni Desa Ranjeng dan Desa Cigelam.

Menurutnya, genangan air muncul di dua titik berbeda yang sama-sama memengaruhi permukiman warga.

“Sudah dua hari ini di Kecamatan Ciruas ada dua titik banjir, yang pertama di Kampung Cigelam, Desa Cigelam. sementara yang kedua di BCP 2 Desa Ranjeng,” ungkapnya pada Jumat, 19 Desember 2025.

Kondisi rumah yang terendam banjir di Desa Cigelam Kecamatan Ciruas (Bantentv.com/ Riki)
Kondisi rumah yang terendam banjir di Desa Cigelam Kecamatan Ciruas (Bantentv.com/ Riki)

Hamimi menerangkan bahwa penyebab utama banjir di dua desa tersebut adalah curah hujan yang turun secara terus-menerus serta meluapnya Sungai Ciwaka yang berada di wilayah Desa Cigelam.

Kondisi tersebut membuat daya tampung sungai tidak mampu menahan debit air yang meningkat.

“Hujan dari kemarin gak berhenti-henti serta ada kiriman air juga dari sungai Ciwaka yang berada di Desa Cigelam,” ucapnya.

Dampak genangan air tersebut cukup signifikan bagi warga. Hamimi menyebutkan di Desa Cigelam tercatat sebanyak 127 Kepala Keluarga terdampak. Sementara itu, di kawasan BCP 2 Desa Ranjeng, proses pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah warga yang terdampak secara pasti.

Baca Juga: Musim Penghujan, Pasar Rau Banjir

“Di BCP 2 ada tiga Rt yang terdampak banjir diantaranya Rt 39,40 dan 41 yang rumahnya terendam banjir. Sementara di Desa Cigelam ada satu Rt yang kena banjir,” tuturnya.

Dalam upaya penanganan, pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Langkah-langkah awal dilakukan untuk mengurangi dampak banjir dan membantu warga yang terdampak.

“Kami sudah terjun ke lokasi bersama BPBD untuk tangani banjir yang berada di Desa Cigelam, Sementara di BCP 2 juga telah dilakukan penyedotan air menggunakan mesin sedot sebanyak 4 unit,” ungkapnya.

Selain penanganan teknis, Hamimi juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Ia menyampaikan bahwa ketinggian air di sejumlah titik mencapai sekitar 50 sentimeter hingga 1 meter.

“Banjir saat ini ketinggian kurang lebih mencapai 50 hingga 1 meter, kami imbau kepada masyarakat tetap hati-hati dan selalu waspada karena musim hujan masih terjadi,” pungkasnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -