Serang, Bantentv.com – Guna memberikan solusi konservasi air bagi generasi mendatang, Radar Banten menggelar Seminar Alternatif Air Bawah Tanah pada 29 April 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Serang M. Najib Hamas, Kepala Dinas ESDM Banten Ari James Faraddy, Kepala Bapenda Kabupaten Serang Lalu Farhan Nugraha, Pengamat Kebijakan Publik Yhannu Seriyawan, serta mahasiswa.
Baca Juga: Pemkab Serang Gelar Seminar Konservasi Ekosistem Mangrove
Seminar ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat dan pelaku industri agar beralih ke sumber air yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Diketahui, air bawah tanah merupakan bagian penting dalam siklus hidrologi serta menjadi sumber air baku untuk kebutuhan domestik, industri, hingga pertanian di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Serang.
Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Serang Tentang Pengelolaan Air Tanah, air tanah merupakan bagian yang sangat penting untuk menunjang kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, pengelolaannya perlu dilakukan dengan baik dan terarah, agar bisa dimanfaatkan secara adil dan berkelanjutan, baik antarwilayah, sektor, maupun generasi.
Baca Juga: DLH Kota Serang Menyatakan Air Tanah di Lingkungan PT RGM Sumur Pecung Tercemar Logam Berat
Selain memperhatikan kebutuhan manusia, pengelolaan air tanah juga harus menjaga kelestarian lingkungan.
Hal ini penting untuk mencegah ketidakseimbangan antara ketersediaan air tanah yang semakin berkurang dengan kebutuhan air yang terus meningkat.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh pemahaman ilmiah dan kritis terkait risiko penggunaan air bawah tanah secara berlebihan.
Editor : Erina Faiha