BerandaBeritaPotensi Bisnis Dinilai Besar, PT SBM Akan Disehatkan Kembali

Potensi Bisnis Dinilai Besar, PT SBM Akan Disehatkan Kembali

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Pemerintah Kabupaten Serang berencana melakukan penyehatan terhadap PT Serang Berkah Mandiri atau SBM.

Langkah tersebut dilakukan karena perusahaan daerah itu dinilai masih memiliki potensi usaha yang cukup besar, meski sebelumnya sempat tersandung kasus korupsi yang melibatkan jajaran direksi lama.

Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhunana, mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bersama pemerintah, pemegang saham, dan pihak SBM. Agenda tersebut dilakukan untuk membahas pelaksanaan panitia seleksi komisaris SBM.

Menurut Zaldi, hasil musyawarah nantinya akan menentukan komisaris independen serta komisaris dari unsur pemerintah. Setelah itu, proses open bidding akan dilakukan untuk memilih direksi baru SBM secara profesional dan terbuka.

“Kami tidak akan membubarkan PT SBM, namun akan disehatkan karena punya potensi yang besar, dimulai dengan pembongkaran jajaran direksi akan dibuka open bidding pengisian komisaris. Kalau sudah terpilih komisaris baru, yang berasal dari independen dan unsur pemerintah, maka selanjutnya akan dilakukan RUPS dan dibentuk pansel direksi,” katanya.

Baca Juga: Pemkab Serang Sayangkan Kasus Korupsi PT SBM

Ia menjelaskan, potensi usaha SBM dinilai lebih besar dibanding sejumlah BUMD lain di Kabupaten Serang, seperti PT BPR Serang maupun Tirta Al Bantani. Karena itu, Pemkab Serang memilih tetap mempertahankan SBM dengan melakukan pembenahan di internal perusahaan.

Menurutnya, salah satu sektor usaha yang akan dikembangkan SBM ke depan adalah bisnis pelabuhan di wilayah Bojonegara dan Puloampel. Potensi usaha tersebut disebut mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp10 miliar per tahun apabila dikelola secara maksimal.

Karena itu, Pemkab Serang ingin memastikan jajaran direksi baru SBM diisi oleh orang-orang profesional yang memiliki pengalaman di bidang usaha terkait, termasuk sektor kepelabuhanan.

“Supaya benar-benar orang profesional, lalu akan dilakukan pengawasan ketat juga terhadap jalannya usaha di PT SBM kedepan, supaya kasus serupa tidak terulang kembali. Sebab kemarin itu tidak ada pengawasan laporan bulanan, sehingga banyak penyimpangan yang akhirnya korupsi,” ujarnya.

Zaldi mengaku optimistis SBM dapat berkembang menjadi BUMD terbesar di Kabupaten Serang apabila dikelola secara baik dan profesional. Meski begitu, Pemkab Serang menegaskan tidak akan langsung memberikan tambahan penyertaan modal kepada SBM.

Direksi baru SBM nantinya diminta mampu mengelola modal yang ada dan menjalin kerja sama dengan pihak lain untuk mengembangkan usaha perusahaan. Pemerintah daerah ingin melihat terlebih dahulu kinerja direksi baru sebelum memutuskan penambahan modal.

“Jadi modalnya hanya Rp400 juta saja, ibu bupati tidak akan memberikan penyertaan modal lagi, beliau ingin melihat kinerja direksi yang baru dulu kalau menjanjikan baru akan diberikan modal lagi. Kalau melihat potensi banyak perusahaan yang ingin bekerjasama dengan PT SBM, semoga jajaran direksi baru nanti bisa memanfaatkan itu,” ucapnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -